Tuesday, August 16, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeVisual DesignMengenal Wassily Kandinsky Bapak Seni Abstrak Dunia

Mengenal Wassily Kandinsky Bapak Seni Abstrak Dunia

Apa yang ada di kepala Anda ketika melihat lukisan abstrak? Bingung, ruwet, gembira, atau merasakan sesuatu hal yang tidak dapat dipahami hingga tanpa sadar menceletuk, ”Ini maksudnya apa?”

Beralih sejenak dari pertanyaan itu, sepertinya kita perlu mengenal sejenak bapak seni abstrak dunia, Wassily Kandinsky, untuk mengetahui ihwal seni non-representasional ini dalam sejarah seni rupa modern.

Tokoh kita ini meninggal 13 Desember 1944, atau tepat hari ini 75 tahun yang lalu. Selama hidupnya ia hanya mengenyam pendidikan hukum dan ekonomi, namun berhasil memberikan kontribusi bagi pemahaman teori seni rupa modern dunia.

Terpukau Warna

Wassily Wassilyevich Kandinsky lahir di Moskow, Rusia pada 16 Desember 1866. Ayahnya adalah seorang pedagang teh yang cukup kaya dan terpandang di kota tersebut. Ketika ia berusia lima tahun, sang ayah memindahkan keluarganya ke Odessa, Rusia. 

Foto: Istimewa

Di masa-masa inilah ketertarikannya terhadap spektrum warna mulai terlihat dan memberikan perspektif baru dalam pemikirannya yang masih kanak-kanak. Ia pun mulai sering menggambar, menulis puisi atau memainkan piano dan cello untuk mengekang hasratnya yang besar terhadap corak.

Worldbiography menulis, hal ini sebenarnya imbas dari keluarganya yang gemar bepergian ke luar kota dan negara yang akhirnya membuat mata kecil Kandinsky dapat merekam kota-kota Italia seperti Venesia, Roma dan Florence atau gedung-gedung yang mengesankan seperti Kremlin.

Setelah menempuh pendidikan di Odessa, ia melanjutkan kuliah di Universitas Moskow dengan mengambil jurusan hukum dan ekonomi. Ketika ia masih kuliah, pada suatu ketika bersama timnya mendapat tugas untuk mempelajari kehidupan orang-orang di distrik Vologda di Rusia barat laut. 

Foto: Istimewa

Di sini ia sangat terkesan dengan kesenian rakyat desa tersebut, di mana penduduk setempat telah mendekorasi rumah dan interior mereka dengan sangat apik sehingga membuat Kandinsky kembali terkesima terhadap arsitek bangunan dan warna.

Setelah bertahun-tahun, berkat kesuksesan pada profesi yang digelutinya, ia lalu ditawari pekerjaan sebagai profesor dan kepala bidang studi Hukum Roma di Universitas Dorpat. Meski demikian, karena tidak betah, ia akhirnya memilih keluar untuk menjadi seniman dan mulai mempelajari seni lukis (life-drawing, sketsa dan mempelajari anatomi) pada usia 30 tahun.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments