Tuesday, August 16, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeVisual DesignTips Infografis: 7 Jurus Dasar Yang Harus Kamu Tahu

Tips Infografis: 7 Jurus Dasar Yang Harus Kamu Tahu

Kata Hubspot, infografis punya peluang disukai dan dibagi tiga kali lipat di media sosial ketimbang konten lain. Sementara ada riset lain menyebutkan, otak manusia memproses gambar atau visual 60 ribu kali lebih cepat daripada teks. 

Begitu hebatnya sebuah gambar visual hingga Anda akan lebih memahami peta jalur busway yang dibuat dengan sentuhan grafis daripada mencermati panduan jalan berupa teks. Peta perjalanan yang didesain dengan pembedaan warna pada setiap jalur selain secara artistik tergolong keren, juga memudahkan. Bahkan jauh lebih gampang dipahami dibandingkan membaca peta orisinal seperti Google Maps misalnya.

Peta yang bisa Anda temui di dinding atau papan informasi stasiun juga terminal, dan bahkan dapat diunduh termasuk dalam jenis infografis. Ia merupakan bentuk visual dengan konten informasi yang ringkas.

Infografis sejatinya merupakan produk berusia kawak. Sejarah menyatakan bentuk informasi berupa grafis ini sudah ada sejak lima abad silam. Belakangan infografis menjadi bagian dari konten yang disajikan oleh media massa. Harian Kompas sering melengkapi beritanya dengan infografis. Sementara media online yang getol dan produktif adalah tirto.id.

Sumber foto : dailyinfographic.com
 Sumber foto : dailyinfographic.com

Alasan manusia lebih mudah mencerna visual dijelaskan oleh seorang psikolog bernama Haig Kouyoumdjian Ph.D. Dalam tulisannya di Psychology Today, otak manusia memiliki korteks sensorik yang sebagian besar ditujukan untuk penglihatan. Sementara bagian otak yang bertugas untuk mengolah kata jauh lebih sedikit. Tak heran jika visual yang konkret lebih mudah diingat ketimbang kata-kata yang abstrak. Gampangnya, kira-kira, jika mata menangkap gambar, respon ke otak untuk menyimpan memori butuh satu-dua tahap. Sedangkan bila menangkap teks, otak harus mencerna, memahami, dan baru menyimpan menjadi memori.

Ia mencontohkan, ketika sebuah riset kepada pelajar SMU digelar, hasilnya menyatakan kebanyakan siswa lebih cepat mengucapkan “anjing, sepeda dan jalan” yang mereka lihat di gambar. Sementara saat responden penelitian itu diajukan tiga kata bertulis tiga hal tadi, sebagian dari mereka sulit mengingat.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments