Deprecated: uasort(): Returning bool from comparison function is deprecated, return an integer less than, equal to, or greater than zero in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/google-site-kit/includes/Core/Modules/Modules.php on line 245
Mengalami Dilema pas Memilih Buku Gambar? Coba Baca Solusinya Disini | indonesia mendesain
Tuesday, October 26, 2021
HomeVisual DesignMengalami Dilema pas Memilih Buku Gambar? Coba Baca Solusinya Disini

Mengalami Dilema pas Memilih Buku Gambar? Coba Baca Solusinya Disini

Menggambar merupakan hobi yang paling umum ditulis orang saat menuliskan biodata. Namun, apakah kamu benar-benar suka menggambar? Atau sempat suka kemudian melupakannya karena kesibukan dan rutinitas yang padat? 

Pas banget, bagi kamu yang kepikiran untuk kembali menggambar setelah sekian lama. Ini saatnya memilih buku sketsa yang tepat, sesuai dengan kebutuhan dan minatmu. Berikut beberapa tips pentingnya. 

1. Mulai dengan jenis kertas

5 Tips Memilih Buku Sketsa dan Kertas Gambar untuk Para Newbie instagram.com/mrtnzig_

Ada beberapa jenis dan karakter kertas untuk sketchbook yang wajib kamu ketahui. Pertama, acid free paper. Kertas acid free artinya ia adalah tipe kertas yang tak akan menguning termakan zaman, jadi kamu tak perlu khawatir karyamu akan cepat rusak atau berubah warna nantinya. 

Kedua, tekstur kertasnya. Tekstur kertas dibagi jadi tiga, hot-pressed, cold-pressed, dan rough. Hot-pressed akan membentuk kertas yang smooth tanpa tekstur sama sekali. Ia cocok untuk kamu yang suka menggunakan marker, pensil warna, bahkan cat air. Ada pula cold-pressed yang teksturnya bergelombang, biasanya digunakan untuk cat air.

Terakhir, rough, yaitu kertas dengan permukaan yang cukup kasar cocok untuk kamu yang suka menggunakan media charcoal, pastel, dan soft pencil.  

2. Teliti memilih buku sketsa jika kamu akan menggunakan media cat dan marker

5 Tips Memilih Buku Sketsa dan Kertas Gambar untuk Para Newbie instagram.com/mosseryco

Beda dengan pensil warna atau pensil biasa, marker dan cat adalah media yang basah. Untuk itu, mereka membutuhkan kertas jenis khusus. Kertas cat air biasanya tersedia dalam versi hot-pressed yang smooth dan cold-pressed yang bergelombang. Sementara, untuk marker ada beberapa kertas khusus yang dijamin bisa membuat sapuan marker kamu terlihat rata dan tak akan tembus ke sisi baliknya. 

3. Bijak memilih jenis dan tipe penjilidan buku sketsamu

5 Tips Memilih Buku Sketsa dan Kertas Gambar untuk Para Newbie instagram.com/chey.barton

Ada beberapa jenis metode penjilidan untuk sebuah buku sketsa. Ingat-ingat beberapa istilah berikut agar kamu tak salah beli. Spiral tentunya adalah buku sketsa yang dijilid menggunakan ring. Jilidan ini dijamin rapi dan tentunya kuat, sayangnya banyak yang tak suka dengan keberadaan ring spiral yang mengganjal saat kamu menggambar. 

Kedua, thread bound, yaitu buku yang dijilid dengan benang. Jilidan jenis ini sangat kuat dan terjamin. Ia juga tidak mengganggu ketika kamu menggambar. Kekurangannya, kamu tidak bisa menyobek halamannya dengan mudah. 

Ketiga, jilid lem. Jilidan jenis ini mudah disobek kapan saja kamu butuhkan. Mereka juga rapi. Kekurangannya, kamu tidak bisa membalik-balik halaman dengan bebas, sebab lem bisa saja terkelupas dan kertasmu bisa tercecer. Buku dengan tipe jilid macam ini cocok untuk kamu yang akan sering menyobek kertas hasil karyamu untuk dijadikan kartu pos atau pajangan di pigura. 

4. Pilih ukuran yang pas sesuai kebutuhanmu

5 Tips Memilih Buku Sketsa dan Kertas Gambar untuk Para Newbie 

instagram.com/stickerrific

Ukuran ideal untuk menggambar biasanya adalah A5 atau sekitar 10 x 20 cm. Namun, beberapa produk menjual buku sketsa ukuran A3, A4, dan yang terkecil A6. Tak hanya dalam bentuk buku yang sudah dijilid, ada pula yang berbentuk pad. Pad bisa kamu jilid sendiri sesuai selera atau gunakan untuk membuat portofolio yang dikoleksi dalam map. 

5. Gramasi kertas juga harus diperhatikan

5 Tips Memilih Buku Sketsa dan Kertas Gambar untuk Para Newbie instagram.com/leuchtturm1917

Gramatur adalah ketebalan dan berat kertas per lembarnya. Biasanya kertas sketsa menggunakan gramasi 100 – 300 gsm. Untuk media kering sebenarnya 180-200 gsm sudah cukup. Namun, bila menggunakan media yang basah, kamu disarankan menggunakan kertas 200 gsm ke atas.

Ingat pula bahwa tidak semua merek punya standar gramatur yang sama. Kamu mungkin akan menemukan bahwa  kertas dengan angka gsm yang sama ternyata memiliki ketebalan yang berbeda karena perbedaan merek. 

Sudah tahu beberapa pertimbangan memilih buku dan kertas gambar, tinggal sesuaikan dengan bujet yang kamu punya. Tak ada salahnya pilih yang murah dulu atau bahkan langsung yang bermerek terkenal, semua terserah kamu saja. Selamat mengisi buku sketsamu dengan gambar menarik. 

Sumber: idntimes.com

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments