Friday, August 19, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeproductProduct DesignDi Balik Desain Produk yang Hebat Ada Prinsip Psikologi?

Di Balik Desain Produk yang Hebat Ada Prinsip Psikologi?

Bicara soal psikologi, ada beberapa prinsip penting dalam mendesain sebuah kemasan produk. Pasti pernah penasaran soal kemasan yang seperti apa yang direkomendasikan secara psikologis. Tentunya, Anda pasti pernah memiliko keinginan untuk membeli sebuah produk namun bingung karena banyaknya pilihan. Kemasannya macam-macam tapi isinya sama saja.

Hal ini kerap sekali dialami oleh konsumen, dan hal tersebut disebabkan oleh desain kemasan. Secara tidak langsung, warna memiliki psikologisnya masing-masing yang mampu mempengaruhi seseorang termasuk soal kemasan sebuah produk.

Itulah Sebabnya Pemilihan Desain Kemasan Produk Yang Tepat, Akan Membuat Produk Tersebug Jadi Lebih Mampu Menarik Perhatian Dibandingkan Produk Serupa Yang Lain.

Tak percaya? Kalau begitu simak ulasan singkat berikut ini.

1. Warna Kemasan

Warna, jadi salah satu elemen yang sangat penting dalam sebuah desain kemasan produk yang berpengaruh pada sisi psikologis konsumen. Sebuah studi menyebutkan, jika secara tidak sadar seseorang menilai sebuah produk hanya dari 90 detik pertama setelah melihatnya.

Hampir 85% konsumen, mengevaluasi sebuah produk berdasarkan warnanya saja. Warna sebuah produk menjadi alasan utama yang membuat para konsumen ingin membeli produk tersebut. Sedangkan yang lainnya percaya jika warna membuat merek semakin meningkat pengakuannya.

Penelitian juga menemukan jika kesesuaian warna dengan sebuah produk lebih penting ketimbang hanya sekedar memilih warna. Artinya, pemilihan warna yang bisa membuat konsumen sontak berpikir tentang produk Anda jauh lebih utama daripada hanya memikirkan soal tampilannya saja.

Misalnya saja soal mainan anak, pasti Anda akan berpikir dua kali jika ingin memilih warna hitam meski warna tersebut warna kesukaan Anda. Warna pun juga memiliki peranan penting tak hanya untuk kemasan produk, tapi juga sebagai identitas brand sebuah perusahaan.

2. Bentuk Kemasan

Setelah warna, yang juga perlu diperhatikan selanjutnya ialah bentuk dari kemasan produk. Sebuah penelitian menyebutkan jika bentuk kemasan produk yang tak biasa membuat konsumen berpikir jika kualitas produk jauh lebih tinggi daripada kualitas sebenarnya.

Kini sudah paham ‘kan mengapa parfum-parfum mahal hampir pasti selalu memiliki kemasan yang unik, eksotis bahkan mahal. Hal ini karena memang secara psikologis jika bentuk bisa berpengaruh secara psikologis pada konsumen.
Contoh lainya yang soal bentuk kemasan unik yang mampu menarik konsumen ialah kemasan permen Toblerone. Produk tersebut memiliki batang permen berbentuk segitiga yang berbeda dari batang cokelat konvensional yang lainnya, sehingga membuat pelanggan penasaran dan tertarik sehingga membelinya.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments