Prinsip Visual dan Prinsip Gestalt. Apa Bedanya?

Pada 1910, psikolog Max Wertheimer mendapatkan wawasan ketika ia mengamati serangkaian lampu yang berkedip dan mematikan di persimpangan rel kereta api. Hal ini mirip dengan bagaimana lampu yang mengelilingi teater bioskop tenda bercahaya mati dan nyala.

Untuk pengamat, tampak seolah-olah satu cahaya bergerak di sekitar tenda, bepergian dari bohlam ke bohlam, padahal dalam kenyataannya, itu merupakan serangkaian lampu yang nyala dan mati segara bergantian, dan lampu-lampu itu tidak bergerak semuanya.

Pengamatan ini menghasilkan seperangkat prinsip deskriptif tentang bagaimana kita melihat objek secara visual. Prinsip ini duduk di jantung pada hampir semua yang kita lakukan sebagai desainer grafis.

Latest articles

12.6k Followers
Follow

Related articles