Cek yuk 8 tools yang dipakai oleh Product Designer @BukaLapak, yaitu Muhammad Ardi Deswanto!

Menjadi seorang Product Designer tidak hanya bisa mendesain suatu produk saja, kita juga harus menguasai skill yang fundamental banget, seperti collaboration, communication, research, analysis, dan lain sebagainya. Selain hal tersebut, kita juga harus belajar dan adaptasi cepat dengan berbagai macam alat tempurnya. Nah sekarang saya bakal bahas apa aja nih tools yang biasa saya pake untuk menunjang pekerjaan saya sebagai seorang Product Designer.

1. Paper, Pen, & Sticky Notes

Ini adalah tools dasar yang wajib banget buat seorang Designer, kenapa? karena kita bakal banyak banget berkutat dengan tools ini untuk memulai sesuatu yang dasar atau baru, kaya misal kita mau corat-coret terkait ide yang masih raw banget, biasanya tools ini lah yang paling cepat untuk nuangin segala ide yang ada pada saat itu.

Kertas : Biasanya dipakai buat sketching, wireframe, flow.

Sticky Notes : Dipakai untuk nempelin ide-ide yang saat itu muncul, biasanya biar tidak lupa.

Pen : Ya pastinya buat nulis hahaha

2. Sketch

Sketch — https://www.sketch.com/

Sketch adalah salah satu tools yang paling familiar banget di dunia UI design, powerful dengan UX yang nyaman, dan UI yang enak dan cukup jelas banget buat di mengerti. Mulai dari toolbar, dan menu bar lainnya dibuat jelas dan familiar banget sama kita yang biasa pake design tools, kaya Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Corel Draw, dll. Buat saya sampe saat ini Sketch adalah tools UI design yang paling saya suka dan paling nyaman digunakan.

3. Figma

Figma — https://www.figma.com/

Sama seperti Sketch, Figma adalah UI Tools yang mulai familiar di kalangan para designer di dunia saat ini. Dibandingkan dengan Sketch, Figma punya banyak keunggulan, seperti

  • Collaboration, Figma mengcover kebutuhan kita sebagai seorang designer untuk bisa berkolaborasi dengan tim, semisal engineer, product manager, researcher, dan lain sebagainya.
  • Handover, yap dengan figma kita bisa langsung handover design kita ke developer.

ini yang belum di punyai oleh Sketch maupun Adobe XD.

4. Miro

Miro — https://miro.com/index/

Miro adalah aplikasi collaboration, jadi di miro kita seperti dikasih whiteboard kosong tak terbatas, disini kita bisa bikin apapun, mulai dari storage buat bank ide dengan sticky notes digital, bikin flow, sampe dokumentasi.

5. Whimsical

Whimsical — https://whimsical.com/

Nah selanjutnya saya pake aplikasi Whimsical, biasanya saya pake aplikasi ini buat bikin Low Fidelity, untuk kebutuhan Concept Testing, atau Persentasi ke Stakeholder. Selain buat bikin Low-Fidelity, Whimsical juga bisa dipakai buat bikin Flowchart, Mindmap, dll.

6. Atlassian

Atlassian — https://www.atlassian.com/

Atlassian adalah aplikasi kolaborasi, track dan plan, biasanya saya pake ini buat kolaborasi dengan tim product maupun tim product design lainnya. Juga untuk bikin roadmap terkait timeline dan details apa aja yang saya kerjakan, supaya pekerjaan saya dapat ke track.

Contoh board dengan card detail yang saya sedang kerjakan, sudah selesai, dan on hold

Atlassian punya banyak produk berdasarkan fungsi dan kebutuhannya masing-masing seperti:

  • Plan, Track & Support: Jira Software, Jira Align, Jira Core, Jira Service Desk, Statuspage, Opsgenie.
  • Collaborate : Confluence, Trello..
  • Code, Build, & Ship : Bitbucket, Sourcetree, Bamboo, Fisheye, Crucible.
  • Identity & Security : Atlassian Access, Crowd.

7. Adobe Ilustrator

Selanjutnya, biasa yang saya pakai adalah aplikasi vector yang sangat familiar banget, yap Adobe Ilustrator, nah biasanya saya pake ini buat bikin Ilustrasi atau Icon.

8. Protopie

Protopie — https://www.protopie.io/

Protopie adalah Prototyping tools, Protopie membantu kita untuk membuat bentuk dasar rumit dengan memasukkan animasi, interaksi, dan reaksi dari tindakan pengguna. Saya pake tools ini karena mudah banget untuk dipelajari dan sudah banyak banget tutorialnya di Youtube. Kenapa sih kadang kita butuh untuk bikin Prototype padahal kan design aja udah butuh?

  • Untuk kebutuhan Usability Testing, terkadang dengan cuma design doang kita gabisa mengukur tingkat usability product kita.
  • Untuk present ke stakeholder ataupun engineer terkait flow, microinteraction, dll

Nah ini adalah beberapa tools yang biasa saya pakai dalam menjalani peran saya sebagai seorang Product Designer.

Terima kasih!

sumber : medium.com/@deswantoardi

Latest articles

12.6k Followers
Follow

Related articles