Menggunakan Pensil Warna Juga Ada Tekniknya Lho!

Instrumen dalam melukis banyak macamnya. Salah satunya adalah dengan menggunakan pensil warna. Mungkin melukis dengan memakai cat minyak atau cat air bisa memberikan kepuasan lebih dengan hasil yang memiliki detail dan nilai artistik yang kompleks. Tapi jangan lantas anggap sepele dengan kelebihan pensil warna.

Pensil warna memang membuat melukis menjadi lebih sederhana dan gampang. Yang kita perlukan hanya kertas, pensil, rautan dan penghapus. Bisa dikatakan relatif lebih murah dibandingkan memakai medium yang lain. Namun, hasilnya nggak kalah cemerlang, baik dari segi tekstur warna, ketajaman, dan kebersihan. Oleh karenanya, melukis dengan pensil warna juga juga nggak semudah yang kita kira.

Ada banyak teknik dalam menggunakan pensil warna. Namun, sebelum kita mengelaborasi penggunaanya dengan lebih lanjut, mengapa tidak kuasai dulu 5 teknik dasar dalam memakai pensil warna ini:

1. Stippling

Sumber gambar: crayola.com

Stippling adalah teknik dengan menyusun titik-titik kecil di atas kertas gambar. Titik-titiknya bisa rapat, bisa juga jarang atau gabungan antara keduanya. Latih diri dengan menggambar titik yang saling berdekatan atau dengan jarak di antara titik-titiknya. Juga harus diperhatikan perbedaan antara titik yang dibuat dengan menggunakan pensil yang tajam dengan pensil berujung tumpul. Stippling merupakan cara yang bagus dalam memberi tekstur yang menari untuk lukisan kita.

2. Hatching

Sumber gambar: explore-drawing-and-painting.com

Teknik ini dilakukan dengan menggambar serangkaian garis secara paralel. Garis-garis ini harus dalam arah yang sama. Garisnya bisa berdekatan, berjauhan atau variasi antara keduanya. Pensilnya diangkat dari kertas setelah menyelesaikan setiap garis dan diletakkan lagi untuk menggambar garis yang baru. Begitu seterusnya, hingga pola atau sketsa yang kita mau selesai dikerjakan.

3. Cross-Hatching

Sumber gambar: behance.net

Teknik ini mencakup menggambar serangkaian garis pararel (hatching) dan kemudian menggambar serangkaian garis pararel lain dengan arah yang berbeda di atas gambar rangkaian garis pararel yang pertama. Ini merupakan cara yang baik untuk membuat shading atau bayangan di gambar. Dengan berlatih secara terus menerus, kita bisa menciptakan tekstur yang menarik selama proses cross-hatching.

4. Back And Forth Stroke

Sumber gambar: art-is-fun.com

Ini merupakan teknik yang paling awam digunakan di semua teknik menggunakan pensil warna. Mungkin karena mirip dengan cara kita saat menggambar dengan menggunakan krayon saat kanak-kanak. Pada dasarnya, menurut teknik ini, kita meletakkan pensil di atas kertas dan menggambar secara terus tanpa henti, maju dan mundur, tanpa mengangkat pinsil dari atas kertas. Teknik ini merupakan cara yang efektif dalam mengisi berbagai area yang berbeda di kertas gambar kita dengan jhasil warna yang solid.

5. Scumbling

Sumber gambar: pinterest.com

Teknik ini mungkin juga yang kerap kita gunakan saat kanak-kanak tanpa tahu apa namanya. Scumbling mencakup membuat lingkaran tanpa terputus di kerta gambar dan tanpa mengangkat pensilnya. Ini juga merupakan teknik yang baik dalam mengisi area yang berbeda dengan banyak warna.

Secara sederhana, gambar di atas adalah gambaran aplikasi untuk masing-masing teknik. Lima teknik menggambar dengan pensil warna ini membentuk dasar atas kreasi dengan pensil warna yang ingin kita lakukan. Kita bisa menggunakan salah satu dari teknik di atas atau bisa juga mengkombinasikan beberapa teknik sekaligus dalam satu gambar agar tercipta karya yang menarik dan tentunya tak kalah penuh warna dan kompleks dibandingkan melukis dengan medium cat air atau minyak misalnya. Tentunya yang paling penting adalah terus melatih diri, hingga kita bisa mengasah setiap teknik dengan baik sehingga kita bisa mahir dalam menguasainya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : kopikeliling.com – Haris Fadli

Latest articles

12.6k Followers
Follow

Related articles