Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Sudah Tahukah Kamu Teknik Mewarnai Dengan Spidol?

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Booming buku mewarnai untuk orang dewasa masih berlanjut. Cara asyik melewati stres dengan mewarnai pun merambah pada praktik dasar-dasar mewarna. Di sini ada upaya belajar, seperti dasar-dasar memilih warna, cara mewarnai, mengarsir, dan memblok warna.

Tren mewarnai pada orang dewasa, awalnya memang dipilih dengan warna disuka. Soal teknik pun tidak ada aturan baku. Namun, ketika sedikit tahu soal teori dan teknik mewarna hasilnya jauh berbeda. Lebih seru untuk dicoba, semisal menggabungkan teknik blok, gradasi, dan bayangan, hasil mewarnai nampak lebih menarik dan ‘hidup’.

Untuk memulas aneka warna pada buku coloring for adult banyak cara. Umumnya pensil warna dan crayon yang digunakan. Namun, jika ada bolpoin warna, cat air, dan spidol bisa juga untuk eksperimen. Rasakan sensasi perbedaan dan karakter alat mewarnai yang digunakan.

Teknik mewarnai menggunakan pensil warna dengan spidol tentu berbeda. Pada pensil warna, karakter warna yang dihasilkan lebih soft dan smooth. Sementara pada spidol terang dan tajam. Karakter warna cerah dan tajam bisa didapat dengan menggoreskan warna dengan media spidol.

Soal upaya memulas pada pensil warna nampak lebih banyak menggunakan tenaga dibandingkan dengan spidol. Terutama saat menekan dan menggoreskan, pada spidol lebih ringan.

Selain itu perlu memperhatikan ketebalan kertas. Ketebalan kertas menggunakan pewarna seperti spidol hindari kertas tipis. Sebab jika kertas terlalu tipis, warna spidol kemungkinan akan tembus.

Karena tiap-tiap warna memunculkan kesan dan pesan tersendiri, maka perhatikan komposisi warna yang dipakai. Misalnya warna ungu muda menghadirkan pesan seimbang dan tenang, serta kesan diam.

Ada tiga teknik kreatif dalam mewarnai dengan spidol, yaitu arsir, pointilis, dan blok. Teknik arsir dilakukan dengan garis-garis. Pada pointilis, menggunakan poin atau titik-titik banyak hingga titik terkumpul nyaris memadatkan area kertas. Sementara teknik blok adalah teknik mewarnai dengan cara memenuhi area bidang yang diwarnai.

Ketiga teknik mewarnai ini mesti dilakukan dengan pelan dan hati-hati.  Ya, semua perkara pewarnai butuh kesabaran dan kecermatan. Di sini dibutuhkan lebih banyak praktik mencoba, sehingga praktik belajar mewarnai menemukan cirinya tersendiri. Inilah seni mewarnai.

Lebih lengkap, tahapan-tahapan teknik mewarnai untuk dewasa bisa dibaca dalam buku Panduan Dasar Mewarnai untuk Pemula. Keistimewaan buku ini mengajak pembaca untuk lebih kreatif dalam proses mewarnai, seperti memberikan efek mewarnai dengan gradasi. Selain itu informasi teori dan psikologi warna juga dipaparkan dalam buku ini.

Aneka tahapan mewarnai dengan alat bolpoin, pensil warna, spidol, crayon, dan cat air bisa dipelajari dengan mudah karena dipandu dengan visual gambar yang jelas. Lewat cara mewarnai dengan tahapan cara yang baik dan benar akan menghasilkan polesan warna yang memuaskan dan hidup. Siap mencoba?

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : kawanpustaka.com (dengan pengubahan)

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles