Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Dari Otodidak hingga jadi Fotografer Papan Atas, Glenn Prasetya

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Nama Glenn Prasetya kini tidak asing lagi. Ia sudah banyak menghasilkan hasil karya top, dan bekerja sama dengan majalah beauty & fashion papan atas. Dalam kesempatan menarik ini, tim dari majalah Cleo berkesempatan untuk mewawancarai Glenn Prasetya. Yuk kita simak!

Bagaimana awalnya terjun di dunia fotografi?
Saya mulai kenal foto bagus saat kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual. Saat semester akhir, saya sempat menjadi freelance web designer yang membutuhkan foto-foto bagus. Saya pikir, kenapa saya nggak buat sendiri saja? Saya belajar foto secara otodidak, dengan cara trial & error saja.

Sejak kapan Anda mulai profesional?
Sejak bergabung dengan The Looop. Di sini saya mulai bekerja secara profesional karena mulai menerima klien serius. Standar associate di The Looop itu lumayan tinggi. Saat itu butuh waktu enam bulan untuk membuktikan bahwa saya layak bergabung.

Harper’s Bazaar Photoshoot by Glenn Prasetya (studio47.co.id)

Apa yang membuat Anda jatuh cinta dengan dunia ini?
Saya menyebut dunia ini sebagai passion saya. Saya bahkan rela menyalurkan idealisme saya tanpa dibayar sekalipun.

Kesulitannya di dunia fashion and beauty photography?

Yang paling susah sebenarnya menuruti keinginan klien. Bagaimana memasukkan idealisme saya dan kemauan klien. Dari situ saya belajar untuk menekan idealisme dan mengikuti pasar. Itu susah banget, lho! Kita harus pintar menyatukan standar kita dengan standar klien.

Syarat utama menjadi fotografer?
Pertama passion, kedua kerja keras. Itu saja. Yang lain bisa mengikuti, misalnya peralatan. Walaupun kamera Anda tidak canggih, Anda pasti bisa menghasilkan sesuatu yang bagus, asalkan punya niat.

Karya Anda yang paling spektakuler?
Saya paling suka dengan karya saya saat ikut pameran di Galeri Salihara pertengahan tahun ini. Saat itu saya pameran dengan tiga orang teman.  Di situ, saya mengambil foto beberapa model Indonesia yang lagi naik daun saat ini. Secara beauty dan portrait, saya suka banget  karya itu karena saya bisa memasukkan bukan hanya idealisme saya tapi juga sisi komersialnya juga.

Kalau pekerjaan paling sulit?
Saya pernah motret di dalam sebuah mesjid yang masih dalam pembangunan. Begitu sampai sana, baterai untuk mobile light pack ternyata tidak terbawa. Dan kami nggak mungkin kembali untuk mengambilnya karena letaknya di Sentul. Akhirnya kita masuk naik ke lantai 3 gedung yang masih gelap hanya pakai senter. Padahal kami sebenarnya sudah ada di sana sejak siang dan sengaja menunggu gelap, dan baru sadar kalau baterainya ketinggalan saat malam tiba. Akhirnya kami foto hanya pakai lampu bohlam tapi saya suka dengan hasilnya.

Anda kan sering bergaul dengan para model cantik, apa tipe wanita idaman Anda adalah seperti model?
Itu sering ditanyakan ke saya. Standar cantik bagi saya bukan dari segi fisik. Justru saya nggak terlalu suka menilai wanita dari fisiknya saja. Untuk relationship, saya lebih melihat karakter orang itu. Ia harus smart, punya visi dan value dalam hidupnya, dan enak diajak ngobrol.

Sumber: cleo.co.id

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles