Michelangelo dan Kegemilangan Karya Seni Masa Renaisans

Michelangelo Buonarroti dilahirkan di Kota Capres, Italia, sekitar 40 mil dari Florence pada 1475. Michelangelo sudah menunjukan bakat seninya pada usia yang sangat muda, bahkan ketika berusia 13 tahun ia magang dan belajar pada pelukis ternama Florence, Ghirlandaio.

Saat menginjak usia 15 tahun, Michelangelo dibawa oleh Lorenzo The Magnificent, penguasa Florence, untuk tinggal di Istana Medici. Di sana, Michelangelo diperlakukan seperti anggota keluarga bangsawan dengan berbagai fasilitas yang menunjangnya untuk dapat mengembangkan bakat seninya.

Terletak di Basilica, Roma, di San Pietro yang indah di Vincoli, patung Moses atau Musa ini awalnya ditugaskan untuk dibuat pada tahun 1505 oleh Paus Julius II sebagai bagian dari monumen pemakamannya, tapi karya ini tidak selesai sampai hari kematiannya. 

Michelangelo diakui sebagai seniman jenius, baik oleh seniman-seniman yang sezaman dengannya, maupun setelahnya. Michelangelo dianggap sebagai satu-satunya seniman yang dapat mencapai puncak pencapaian pada bidang seni yang berbeda.

Sebagai seorang pelukis, karya-karya Michelangelo memiliki kualitas detail yang sangat luar biasa, dan pengaruhnya sangat besar terhadap perkembangan seni lukis setelahnya.

Fresco, atau lukisan dinding yang menghiasi langit-langit di Capel Sistine di Roma, dianggap sebagai karya artistik terbaik sepanjang masa. Hasil tangan Michelangelo tersebut menjadi pencapaian terbesarnya di bidang seni lukis. Namun walaupun demikian, Michelangelo menganggap dirinya bukanlah seorang pelukis, melainkan seorang pemahat patung.

Salah satu karya Michelangelo yang ada di dalam Sistine Chapel, adalah The Last Judgment yang terpampang di dinding altar gereja dan dieksekusi 25 tahun setelah Michelangelo menyelesaikan lukisan langit-langit Sistine Chapel. Sering pula disebut sebagai salah satu karya Michelangelo yang paling rumit, menceritakan tentang hari penghakiman terakhir.     

Banyak ahli menempatkan Michelangelo sebagai pemahat terbaik yang pernah dilahirkan. Karya-karyanya, seperti Patung David, Patung Moses, dan Pieta, merupakan seni yang melampaui pemahaman manusia ketika itu. Detail dan kualitas karyanya tidak terbayangkan oleh seniman manapun pada masanya. Bahkan karya-karya Michelangelo banyak disimpan di tempat-tempat penting di Kota Roma sebagai tanda bahwa di kota itulah seorang seniman jenius pernah dilahirkan.

Lukisan ini berada di Vatikan Palace’s Cappella Paolina dan diperintahkan untuk dibuat oleh Paus Paul III pada tahun 1541. Berbeda dengan banyak penggambaran era Renaissance pada zamannya, karya Michelangelo ini berfokus pada materi yang lebih gelap yaitu kematian Petrus. Diduga sosok berpakaian biru sorban di sudut kiri atas sebenarnya adalah seniman itu sendiri. Yang jika benar, akan membuat The Crucifixion of St. Peter satu-satunya potret diri lukisan Michelangelo yang diketahui pernah ada.

Selain melukis dan mamahat, Michelangelo adalah seorang arsitek yang berbakat. Banyak pencapaian yang dibuat oleh Michelangelo dalam bidang ini, salah satunya pembangunan Chapel Medici, di Florence. Selain itu Michelangelo ditunjuk sebagai kepala arsitek pembuatan Basilica St.Peter’s di Roma.

Michelangelo diketahui menulis banyak puisi semasa hidupnya. Namun hanya sekitar 300 karyanya saja yang masih dapat dilihat, karena banyak karyanya yang tidak tertuliskan dan hilang. Sonata dan puisinya memberikan pandangan lebih dalam mengenai kepribadian Michelangelo.

Madonna of Bruges adalah satu-satunya patung karya Michelangelo yang bisa keluar dari Italia selama masa hidup sang seniman. Waktu itu patung ini disumbangkan di tempatnya sekarang, Bruges’ Onze-Lieve-Vrouwekerk (Gereja Bunda Maria) pada tahun 1514 setelah keluarga Mouscron, keluarga pedagang kain Belgia, membeli karya itu pada awal abad ke-16.

Texas’ Kimbell Art Museum patut berbangga karena mereka memiliki The Torment of Saint Anthony, lukisan Michelangelo yang pertama, dan dipercaya dibuatnya ketika dia masih berusia 12 atau 13 tahun. Karya seni ini dibuat dengan bimbingan temannya yang lebih tua yaitu Francesco Granacci. 

Doni Tondo (yang juga dikenal dengan The Holy Family) adalah satu-satunya lukisan panel karya Michelangelo yang masih bertahan. Lukisan ini dibuat untuk seorang bankir Florentine kaya raya bernama Agnolo Doni, kemungkinan besar untuk memperingati pernikahannya dengan sang istri, Maddalena, putri dari keluarga bangsawan Tuscan yang terkemuka, Strozzis. 

David dalam bahasa Indonesia yang dimaksud adalah Daud. Patung ini dibuat membutuhkan waktu 3 tahun, dimulai ketika Michelangelo masih berusia 26 tahun. Patung awalnya berada di Florence’s Piazza della Signoria pada tahun 1504, lalu patung setinggi 14 kaki ini dipindahkan ke Galleria dell’Accademia pada tahun 1873 sampai sekarang. 

Sumber: kumparan.com dan yukepo.com

Latest articles

12.6k Followers
Follow

Related articles