Teknik Arsir Berikut Akan Memperbagus Gambarmu!

Membuat arsiran bayangan tidak semudah yang kamu bayangkan, lho. Apalagi kalau kamu belum terbiasa. Tapi jangan khawatir, sekarang kami akan kasih informasi seputar teknik arsir. Teknik arsir adalah teknik dalam menggambar atau melukis dengan cara membuat tumpukan garis yang digunakan untuk menciptakan efek warna, bayangan, tekstur, dan lain sebagainya. Teknik ini juga memiliki kaitan dengan ilusi cahaya.

Mempelajari Ilusi Cahaya

Sebelum mulai menggambar bayangan, kamu mesti tahu dulu tentang ilusi cahaya. Bentuk bayangan yang tercipta tergantung pada arah cahaya, bentuk objek, dan sudut pandangmu saat melihat benda tersebut. Dalam hal pencahayaan, kamu harus memperhatikan dua elemen, yaitu value dan kontras.

Value adalah gelap-terang warna. Light values (terang) disebut tints, dan dark values (gelap) disebut shades atau bayangan. Sedangkan kontras dihasilkan karena adanya perbedaan dari elemen-elemen dasar desain seperti tekstur, warna, atau ukuran. Ketebalan warna kontras bisa halus atau malah ekstrem. Ketika membuat shading, kebanyakan orang lebih berfokus dengan kontras yang dihasilkan dari perubahan value. Gradasi value tercipta sesuai lokasi dan intensitas sumber cahaya. Semakin kuat cahayanya, maka semakin tinggi pula kontrasnya. Berikut adalah beberapa titik lokasi tempat terciptanya value:

value

Titik lokasi value (sumber: thevirtualinstructor.com)

  1. Highlight, tercipta di permukaan subjek ketika mendapat refleksi dari sumber cahaya dengan sangat intens. Highlight menjadi cahaya value yang paling terang, sehingga warnanya menjadi hampir putih.
  2. Mid tones, merupakan area di mana terdapat sedikit cahaya yang menyala tetapi kurang intens daripada highlight. Dalam banyak kasus, mid tone merupakan warna yang sebenarnya atau value dari subjek. 
  3. Core shadow, merupakan bagian subjek yang memiliki bayangan hitam yang pekat. 
  4. Cast shadow, merupakan bayangan yang terletak di balik objek, karena cahaya terhalang untuk mencapai area ini sepenuhnya karena ada objek lain. Bentuk cast shadow tergantung dengan arah sumber cahaya masuk. 

Macam-Macam Teknik Arsir

Seorang seniman atau ilustrator mesti paham tentang dasar-dasar teknik arsiran. Berikut ini adalah macam-macam teknik yang digunakan untuk mengarsir gambar.

1. Hatching

hatching

Sketsa arsir jenis hatching (sumber: paintingdemos.com)

Teknik arsir yang pertama adalah hatching, dilakukan dengan cara membuat garis-garis yang digambar dengan arah yang sama, sehingga dari jauh terlihat seperti barisan garis sejajar dan searah. Dengan menggambar garis yang padat dan tebal, ilusi volume pun secara otomatis akan terbentuk. 

Arsiran satu arah ini merupakan teknik arsiran yang paling mudah dilakukan dan pas buat kamu yang baru mulai belajar mengarsir. Mengapa? Karena arsirannya terbuat dari goresan-goresan searah yang teratur. Teknik ini cocok digunakan untuk menggambar benda yang memiliki karakter permukaan rata. Kalau bentuk objeknya bulat, bentuk goresannya mungkin agak melengkung untuk mengikuti kontur asli objek. 

2. Cross-Hatching

cross hatching

Teknik cross-hatching (sumber: paintingdemos.com)

Nah, teknik cross hatching sebenarnya mirip dengan hatching. Kalau dalam hatching, cara menggambarnya menggunakan garis satu arah, sedangkan di cross-hatching menggunakan garis-garis yang saling menyilang atau berpotongan satu sama lain.

Jika kamu ingin menggambar benda yang memiliki permukaan kasar, gunakan teknik arsir ini untuk membedakan antara bagian kasar dan halus. Pada bagian yang ingin diberi efek gelap, kamu dapat menumpuk goresannya dengan arah garis yang berbeda. Semakin terasa perpotongannya, akan terasa pula perbedaan teksturnya. Umumnya, perbedaan arah garis dasar dengan garis yang ditumpuk di atasnya adalah 45 derajat. Misalnya garis dasar digambar vertikal, berarti tumpukan garis yang ada di atasnya akan dibelokkan menjadi bentuk diagonal. 

3. Blending

teknik arsir 1

Jenis arsiran blending (sumber: thevirtualinstructor.com)

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan teknik arsir yang satu ini. Blending adalah gradasi halus yang dihasilkan sesuai jumlah tekanan yang diberikan kepada medium dan kemudian dicampur untuk menghasilkan bentuk susunan yang halus. Untuk mempermudah saat melakukan blending warna, kamu dapat menggunakan blending tools untuk menghaluskan permukaan arsiran, contoh alatnya bernama blending stump. Jika alat ini digunakan dengan benar, kamu dapat menghasilkan gambar realistis dengan transisi warna yang lembut.

4. Rendering

teknik arsir 2

Teknik rendering (sumber: thevirtualinstructor.com)

Menambahkan highlight di dalam sketsamu juga dapat menjadi solusi yang tepat untuk menghasilkan gambar realistis. Namanya teknik rendering, di mana kamu menggunakan penghapus untuk menghapus arsiran di lokasi tertentu. Gunanya, untuk menghasilkan value yang lebih terang pada gambar. 

Teknik arsiran ini biasanya digunakan bersamaan dengan teknik blending. Semakin halus pencampuran warna, pengaplikasian teknik rendering akan semakin mudah. Karena akan terjadi sedikit kendala kalau perbedaan tone warna arsiran terlalu kentara.

5. Random Lines

teknik arsir 3

Bentuk random lines (sumber: thevirtualinstructor.com)

Berikutnya ada teknik arsiran random lines, yaitu arsiran yang bentuk goresannya tampak terlihat tidak beraturan seperti coret-coretan bebas. Nah, kalau teknik ini bentuknya bukan garis, melainkan goresan yang dibuat bebas tanpa arah layaknya benang kusut. Tujuan dibuatnya coretan random ini untuk menggambar berbagai macam benda yang punya permukaan kasar sampai sangat kasar. Selain itu, random lines berguna untuk membuat karakter dari tekstur yang ada dari benda-benda tersebut.

6. Stippling

teknik arsir 4

Gaya arsiran stippling (sumber: thevirtualinstructor.com)

Teknik stippling merupakan teknik arsir dengan cara membuat titik-titik kecil. Semakin dekat, semakin rapat, dan semakin tak terhitung jumlah titik-titik kecil yang dibuat, maka semakin gelap pula efek yang ditimbulkan. Ini berarti tingkat kepadatan titik akan mempengaruhi value yang dihasilkan pada gambar. 

Stippling memang mirip dengan seni pointilisme. Keduanya sama-sama menggunakan bentuk titik-titik. Pointilisme adalah cara menggambar dengan memanfaatkan bentuk lingkaran kecil yang disusun menjadi pola tertentu sehingga menghasilkan bentuk atau gambar yang baru. Sedangkan stippling lebih ke cara untuk menggambar bayangan.

Nah, itu dia beberapa informasi dasar seputar teknik arsir. Kalau kamu sudah mahir mengarsir, mau menggambar apapun akan terlihat lebih realis dan terasa berdimensi. Ingin lebih mahir lagi menggambar realis? Yuk baca artikel tentang cara menggambar orang yang sudah kami tulis sebelumnya!

sumber : kreativv.com

Latest articles

41.6k Followers
Follow

Related articles