Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Kekurangan Lahan Bertanam? Ini Solusinya Di Daerah Perkotaan

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Bertanam hidroponik sudah jadi cara bertanam yang populer di tengah hiruk-pikuk dan keramaian kota. Dengan perantara air, cara bertanam ini tidak akan bikin kamu kerepotan. Wadah tanaman yang digunakan pun tidak harus dari pot, tapi kamu bisa menggunakan barang yang sudah pernah dipakai seperti botol bekas.

dua tanaman hasil bertanam hidroponik dengan botol bekas

pinterest.com

Bertanam hidroponik menggunakan botol bekas punya beberapa manfaat yang akan berefek pada lingkungan. Pertama, bertanam hidroponik bisa mendukung gerakan go green di perkotaan dimulai dari rumahmu sendiri. Kamu pun bisa menikmati hasil panen bertanam hidroponik sehingga kamu tidak perlu beli sayuran di pasar. Terakhir, kamu juga bisa menghemat penggunaan plastik dengan mendaur ulangnya menjadi wadah bertanam hidroponik.

Menarik, bukan? Nah, kali ini akan dibagikan cara bertanam hidroponik dengan menggunakan botol bekas. Dijamin mudah dan tidak akan repot!

1. Siapkan bahan dan alat

media tanam, gunting, cutter, dan botol bekas untuk bertanam hidroponik

shutterstock.com

Untuk memulai bertanam hidroponik, kamu harus mempersiapkan beberapa bahan dan alat. Sediakan botol air mineral 1,5 liter yang sudah dikosongkan, gunting atau cutter, dan potongan kain flanel. Untuk bahannya, kamu memerlukan media tanam hidroponik, air yang sudah bercampur nutrisi untuk tanaman, dan benih tanaman.

2. Potong bagian atas botol bekas

bagian atas botol dipotong dengan cutter untuk bertanam hidroponik

google.com

Buka tutup botol dan gunting atau cutter bagian atas botol sehingga kamu memiliki dua bagian botol. Apabila kamu merasa bagian bawah botol terlalu tinggi, kamu boleh memotongnya sekitar 10 cm. Pada cara bertanam hidroponik ini, bagian atas botol akan dibalik menyerupai corong dan diletakkan di bagian botol lainnya.

3. Beri lubang di sekitar botol

pinggiran botol dilubangi dan diberi flanel untuk bertanam hidroponik

google.com

Dalam bertanam hidroponik di botol bekas, kain flanel berperan sebagai perantara untuk mengalirkan air ke media tanam. Saat kamu melubangi area pinggir penutup botol, jangan sampai terpotong, ya. Selipkan kain flanel ke lubang tersebut dan biarkan ia menjuntai ke bawah. Selain itu, kamu juga perlu memberi beberapa lubang pada bahu bagian atas botol sebagai jalan akar tanaman.

4. Masukkan air nutrisi ke dalam botol

air mengalir dari selang untuk bertanam hidroponik

shutterstock.com

Karena air merupakan tenaga utama dalam bertanam hidroponik, air dibutuhkan cukup banyak. Tuangkan air bersih bernutrisi ke dalam bagian bawah botol tadi dengan perkiraan 2/3 botol. Setelah itu, masukkan bagian atas botol dalam posisi terbalik dan pastikan kain flanel masuk ke dalam air.

5. Masukkan media tanam hidroponik dan biji tanaman

media tanam rockwool dan tanaman kecil untuk bertanam hidroponik

shutterstock.com

Media tanam hidroponik hadir dalam beberapa bentuk, seperti rockwool, cocopeat, dan sekam bakar. Meskipun sudah mendapatkan nutrisi dari air, kamu juga perlu mencampurkan media tanam dengan pupuk kompos agar hasil dari bertanam hidroponik makin sehat. Kemudian, gali sedikit media tanam, masukkan biji, dan kubur kembali.

Tak harus dari biji, bertanam hidroponik dalam botol juga bisa kamu lakukan dengan tanaman yang sudah sedikit bertumbuh. Kamu cukup memindahkannya ke botol tersebut dan bertanam hidroponik pun bisa kamu lanjutkan kembali.

6. Ganti air bernutrisi secara rutin

air nutrisi kotor harus segera diganti dalam bertanam hidroponik

google.com

Bertanam hidroponik memang tidak memerlukan perawatan yang terlalu banyak. Namun, kamu harus sering mengecek tanamanmu, khususnya air nutrisinya. Apabila air sudah sedikit, segera tambahkan dengan yang baru. Gantilah air nutrisi bila sudah berlumut dan kotor. Tentu hal ini tidak sehat untuk tanamanmu.

Itulah cara bertanam hidroponik dalam botol! Bertanam hidroponik dengan wadah ini hanya bisa kamu gunakan untuk menanam sayur-sayuran. Jangan bertanam hidroponik tanaman berbuah atau berbunga, ya. Hal ini dikarenakan botol tidak bisa jadi wadah yang memadai untuk bertanam hidroponik khusus untuk tanaman tersebut.

Kunci lain yang harus dipegang saat bertanam hidroponik adalah sinar matahari. Gunakan kanopi transparan agar tanaman juga terlindungi dari rintik hujan yang bisa membuatnya rusak. Selamat bertanam hidroponik, ya!

sumber:dekoruma.com

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles