Berikut Cara Anti Gagal Memperbagus Desain Website: Penggunaan Font dengan Tepat [Part 1]

Font merupakan kumpulan karakter huruf, angka, maupun simbol yang memiliki ukuran serta style tertentu. Dalam dunia desain, keperluan berbeda membutuhkan kombinasi font yang berbeda pula.

Demikian halnya dengan desain website. Pemilihan font sebaiknya tidak dipandang remeh.

Mengapa Memilih Font Penting untuk Website?

Selain layout dan gambar, font adalah salah satu komponen penting dalam menciptakan harmonisasi dan keindahan sebuah website.
Coba perhatikan contoh website di bawah ini. Penggunaan font yang tepat dapat membuat website lebih menarik serta mudah dibaca, dibandingkan website yang menggunakan font dan layout asal-asalan.

font yang bagus untuk website
james-bond-museum-website-good

Berdasarkan contoh di atas, mana website yang menurut Anda lebih nyaman dibaca? Tentu saja website nomor 2. Penggunaan font yang lebih ‘bersih’, jelas, serta konsisten adalah alasannya. Hal ini juga yang menjadikan judul, isi, navigasi, maupun informasi lebih mudah dipahami.
Jika demikian, lantas apa yang membuat font menjadi bagian penting dalam sebuah website?

Fungsi Font Menjadi Penting untuk Sebuah Website, Karena …

  • Dapat mempengaruhi minat baca pengunjung
  • Menciptakan harmonisasi tampilan website
  • Mempermudah pengunjung mengakses website
  • Memperkuat pengalaman pengguna
  • Merefleksikan profesionalisme usaha Anda

Pahami jenis font sebelum menentukan kombinasi font yang tepat.

Sebaiknya Anda perlu memahami jenis-jenis font yang merupakan hal mendasar sebelum menentukan kombinasi font yang tepat untuk sebuah website maupun keperluan lainnya. Secara umum jenis font dapat dikelompokan dalam beberapa keluarga huruf.

Font Serif

font-serif

Font Serif merupakan kelompok keluarga huruf yang terdapat ciri-ciri memiliki kait/ekor pada ujung hurufnya. Beberapa contoh keluarga Font Serif yang biasa kita kenal adalah Times New Roman, Georgia, Book Antiqua, Palatino dan Garamond.

Sifat Font Serif:

  1. Memiliki karakter serius
  2. berkualitas dan ketegasan
  3. Intelektualitas
  4. Keangguan

Lihat contoh website berikut,

the-guardian
www.theguardian.com, merupakan website media dan berita, menggunakan font Serif memberikan kesan lebih serius dan intelektual.

Font Sans Serif

sans-serif-font

Sesuai asal katanya “sans” yang berasal dari bahasa Perancis yang memiliki makna “tanpa”, sehingga kita mudah mengenali keluarga huruf ini jika tidak menggunakan ekor/kait pada ujung hurufnya. Beberapa contoh keluarga Sans serif adalah Arial, Helvetica, Trebuchet MS, Lucida Grande, dan Verdana. Dipercaya memiliki tingkat keterbacaan tinggi, sehingga cocok bila ditempatkan pada media digital seperti website yang kemungkinan akan dibaca hingga skala tertentu di platform yang berbeda, seperti laptop, tablet, handphone, dll.

Sifat font Sans Serif:

  1. Sederhana dan efisien
  2. Berkesan modern
  3. Lebih bersahabat dan santai

Spotify, sebuah situs layanan musik digital, menggunakan font Sans Serif yang memberikan kesan modern dan lebih santai.

Font Script

script-font

Keluarga font ini dikenal dengan ciri-ciri pada karakternya yang saling terkait, membentuk lengkungan seperti goresan tangan dan terlihat artistik. Font Script banyak digunakan dalam kesempatan spesial saja, sangat jarang digunakan dalam bentuk paragraf panjang karena akan sulit dibaca. Beberapa contoh font Script adalah Segoe Script, Palace Script MT, Kaufmann BT.

Sifat Font Script:

  1. Menambah keanggunan
  2. Menampilkan kesan personal dan artistik
  3. Terkesan mewah dan klasik
raymond-mazza-script-font

Website yang menampilkan kelas mewah dan artistik seperti contoh di atas, akan lebih terlihat lebih anggun dengan tampilan font script pada headernya.

Font Dekoratif

decorative-font

Font ini merupakan font-font yang bergaya atau dimodifikasi secara khusus untuk keperluan tertentu. Biasanya font ini digunakan untuk sebuah judul dan headline yang perlu menampilkan karakter sebuah pesan, dan kadang-kadang juga digunakan untuk sejumlah kecil teks yang perlu untuk terlihat dan menarik perhatian. Font ini memberikan kesan unik, orisinalitas dan fleksibel. Beberapa contoh font dekoratif diantaranya Curlz MT, Rosewood Std, Old English Text MT, dll.

Sifat font Dekoratif:

  1. Memberi kesan unik dan orisinal
  2. Lebih fleksibel
  3. Lebih tematik
dekoratif

Font dekoratif yang digunakan dalam website Jess Marks Wedding Photography di atas, dengan kesatuan tema yang fun, ditambah penggunaan font dekoratif semakin menambah kesan unik tampilan website tersebut.

Berapa jumlah font yang dibutuhkan dalam sebuah website?

Saat pengunjung mengakses halaman website Anda, mereka berharap segera mendapatkan apa yang mereka cari. Dengan bantuan navigasi yang baik serta penataan judul yang jelas, pengunjung akan lebih mudah betah berada di website Anda.
Jadi, dalam sebuah website, idealnya menggunakan 2-3 jenis font menyesuaikan masing-masing fungsinya. Di antaranya:

1. Heading (Judul)

heading

Pemilihan font yang tepat untuk sebuah judul sangatlah diperlukan. Mengapa? Para pembaca rata-rata hanya sekilas membaca bagian judul maupun sub-judul yang terlihat lebih menonjol dibandingkan body atau paragraf.

2. Body (Paragraf)

body

Pada bagian paragraf, Anda perlu memperhatikan ketegasan dan keterbacaan jenis font yang akan digunakan. Hal ini dikarenakan pada bagian paragraf pembaca akan berhadapan dengan kalimat panjang yang mudah dibaca dalam berbagai ukuran resolusi komputer maupun mobile.

3. Aksen

aksen

Untuk penambahan jenis font sebagai aksen/penekanan, Anda dapat mengambil salah satu jenis font antara heading dan body. Menebalkan/merubah warna sebagai pembeda seperti bagian yang ingin Anda buat lebih menonjol, atau menggunakan tambahan jenis font yang melengkapi jenis font keduanya, namun tetap menjaga keserasian seluruh tampilan website.

Jenis font yang berbeda dalam website turut membantu mengembangkan rasa konsistensi serta kesatuan seluruh halaman website. Font bisa diibaratkan seperti rambu-rambu yang ada di jalanan. Font dengan karakter khusus akan menjadi tanda, pembeda, dan petunjuk bagi pengunjung bahwa konten yang dimaksud merupakan informasi utama, penting, keterangan penjelas, dan lain-lain.

Hal ini juga akan membuat pengunjung website dapat dengan cepat memindai halaman dan mengetahui jenis informasi mana yang mereka butuhkan.

Berlanjut di part 2 (cara mudah menentukan font yang tepat untuk suatu website…)

Sumber: niagahoster.co.id

Latest articles

12.6k Followers
Follow

Related articles