Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Yuk Ketahui Alasan Mengapa Job Seeker Butuh Mempersiapkan Portofolio Kerja

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Cara-cara mencari kerja dari masa lalu banyak yang sudah tidak berlaku. Kini, sekadar menjawab iklan lowongan pekerjaan saja seringkali tak cukup untuk memberikan kita sebuah karir yang solid. Kita harus menghadiri acara-acara networking, membetuk brand profesional, dan membuktikan bahwa kita adalah jenis kandidat yang harus diperhitungkan. Selain taktik-taktik tersebut, semua pencari kerja kini juga harus mulai memiliki portofolio kerja terbaru sebagai senjata mereka. Portofolio kerja bisa menceritakan kisah Anda, termasuk seperti apa Anda sebagai pekerja dan apa yang ingin Anda raih dalam karir Anda. Selain itu, portofolio kerja juga memberikan manfaat-manfaat lain. Penasaran apa sajakah?

Ini Alasan Anda Butuh Portofolio Kerja

Resume dan Cover Letter Standar Saja Sudah Tak Cukup

Sumber: istockphoto

CV dan surat lamaran yang selama ini selalu jadi senjata utama dalam melamar kerja di era ini seringkali tidak cukup. Memang, setiap pencari kerja masih sangat memerlukan dua hal ini, namun format poin-poin CV dan susunan paragraf pada surat lamaran kerja tidak bisa menceritakan keseluruhan kisah kerja Anda, bahkan bisa jadi yang paling penting sekali pun. Namun di sisi lain, portofolio kerja mengizinkan para pencari kerja untuk menambahkan lebih banyak hal penting yang bisa memperkuat mereka seperti prestasi karir sebelumnya, keahlian istimewa dan bagaimana ini digunakan di masa lalu, testiominal positif, dan lain-lain. CV dan cover letter tidak bisa melakukan segalanya, jadi mulai pikirkanlah desain portofolio kerja yang bisa menjelaskan apa yang kurang.

Departemen HR Punya Waktu yang Terbatas

resume panjang

Jika Anda masih belum sadar, bagian HRD dalam perusahaan bisa jadi menerima ratusan lamaran kerja untuk setiap lowongan yang dibuka. Maka, siapa yang punya waktu untuk menelusuri setiap baris, tanggal, dan kata-kata di surat lamaran yang bisa memastikan bahwa kandidat menceritakan kisah yang sesungguhnya? Tak banyak yang punya waktu untuk melakukan ini.

Namun sebaliknya, sebuah portofolio kerja bukan hanya membedakan para pencari kerja dari pesaing lainnya dalam profesi yang sama, namun portofolio ini lebih bertujuan untuk menunjukkan mengapa Anda mungkin jadi kandidat yang tepat untuk sebuah pekerjaan dengan memberikan bukti yang solid daripada sekadar perkiraan atau deklarasi saja. Anda bisa bilang bahwa Anda berhasil meraih sesuatu di CV atau surat lamaran, namun jika Anda bisa menunjukkannya, maka posisi Anda jelas lebih baik dan Anda lebih berkesempatan mendapatkan pekerjaan.

Visual Lebih Menarik Perhatian

Membuat Portofolio
Sumber : pelfusion

Kita hidup di sebuah dunia di mana gambar, video, dan grafis meneruskan informasi lebih baik daripada skrip. Selain itu, dengan tumpukan resume yang ada di meja kerja mereka, HRD dan para perekrut mungkin akan lebih mengapresiasi sesuatu yang menojol dibandingkan dengan yang lainnya. Misalnya, jika Anda adalah bagian dari kampanye periklanan yang sukses, maka menunjukkan salinan, gambar, angka, dan laporan akan jadi lebih baik dalam menunjukkan prestrasi Anda dibandingkan hanya menuliskannya di CV atau surat lamaran Anda.

Kumpulan Karya atau Hasil Kerja Menunjukkan Kepribadian

Kisah karir atau kumpulan karya Anda berarti sesuatu. Ini membentuk siapa Anda sebagai seorang kandidat dan merupakan faktor yang juga dilihat saat melamar sebuah pekerjaan. Coba kita pikirkan, seberapa banyak resume atau cover letter yang mampu menunjukkan diri kita sesungguhnya? Apakah kedua alat tersebut menginformasikan cara kita bekerja dengan orang lain? Apakah ini memberitahukan apa kita akan cocok dengan budaya perusahaan? Jawabannya mungkin tidak.

Di sisi lain, portofolio kerja bisa menampilkan secara maksimal siapa diri kita sebagai kandidat dengan menyuguhkan konteks dan cerita latar belakang yang diperlukan untuk mengenal kita lebih jauh. Karena itulah, ini bisa jadi sangat penting dalam proses pengambilan keputusan.

sumber: magazine.job-like.com

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles