Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Ketahui Teknik Menggunakan “ON-CAMERA” FLASH Pada Kamera Digital

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Biasanya fotografer pemula diajarkan untuk tidak menggunakan ‘on-camera’ flash jika memotret seseorang. Namun, ada saatnya di mana built-in flash bisa membantu menghasilkan sebuah potret yang luar biasa. Marilah kita simak teknik fotografi yang seringkali dihindari ini.

Kenapa tidak dianjurkan untuk menggunakan on-camera flash

40+281 Flash
  • Biasanya sangat silau untuk sang model.
  • Hasil foto terlihat “flat” atau datar dan tidak berdimensi. Ini dikarenakan sumber cahaya yang sejajar dengan pengambilan gambar, sehingga tidak ada permainan shadow dan highlight yang dapat membantu membentuk kesan 3 dimensi.
  • Kadang menimbulkan “red eye” atau mata merah. Fenomena ini terjadi karena cahaya dari flash langsung dipantulkan oleh belakang retina mata yang mengandung darah dan terekam pada kamera.
  • Sumber cahaya dari flash tersebut kecil, jadi akan menghasilkan “hard light”, atau cahaya keras, yang akan memperjelas raut2 wajah dari model.

Cara memaksimalkan penggunaan on-camera flash

Marilah kita simak 2 foto berikut:

1 of 2 No Fill flash experiment on Les Christiansen
2 of 2 Fill flash experiment on Les Christiansen

Foto pertama direkam tanpa menggunakan flash, dan yang kedua menggunakan flash. Di wajah model tertutup oleh bayangan dari topi dan juga dari matahari yang kebetulan berada tepat di atasnya. Dengan menurunkan exposure nya sedikit, dan menambahkan flash secukupnya, dapat membantu mengisi daerah shadow di wajah sang model. Ini yang sering disebut “fill flash”, mengisi shadow pada object dengan sedikit cahaya. Menurunkan sedikit exposure secara keseluruhan gunanya untuk menghindari over exposed pada bagian wajah yang tidak tertutupi shadow.

Satu lagi manfaat dari fill flash, yaitu menambahkan sebuah “sparkle” atau titik terang di mata sang model. Ini akan membantu foto model anda menjadi lebih hidup!

Orbis Ring Flash

Demikian tips teknik fotografi menggunakan on-camera flash ini, semoga dapat membantu anda dalam pemotretan model berikutnya.Ada pertanyaan? Silahkan komentar di bawah.

sumber:foto.co.id

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles