Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Tutorial Mudah membuat Border Putih Foto di Lightroom

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Banyak orang suka membuat perbatasan (border) dengan berbagai bentuk di sekitar foto-foto mereka ketika ingin dibagikan melalui media elektronik supaya terlihat lebih artistik atau indah. Cara untuk melakukan ini tidak begitu jelas dalam Lightroom, karena tidak ada pilihan penambahan/pembuatan border saat Anda mengekspor foto atau pada saat editing foto.

Hal ini dapat dimaklumi karena Lightroom adalah aplikasi yang fungsinya mengembangkan/develop foto supaya lebih baik, tetapi tidak merubah file aslinya sama seperti sifat negative film dimana anda bisa mencetak dengan menambahkan perbatasan/border atau tidak diatas kertas foto.

Salah satu triknya adalah meniru pada pekerjaan foto pada kamar gelap pada saat proses pembesaran dan pencetakan foto yaitu dengan membuat border melalui modul cetak/print pada Lightroom, tetapi ukuran maksimum hanya terbatas oleh kemampuan maksimum lebar yang bisa dilayani oleh masing-masing printer yang Anda gunakan.

Berikut adalah caranya:

Dalam modul Print (1)/Cetak, pilih Layout Style di pengaturan pada sisi kanan atas dari aplikasi, kemudian pilih Picture Package (2). (Bisa juga memulainya dari Modul Pengembang dari foto yang sudah di Edit langsung beralih ke Modul Cetak tetapi pada Layout Style pilih Single Image/Contact Sheet). dan Page Setup (3)


Di Template Browser sisi Kiri bawah dari aplikasi, pilih/klik Page Setup, akan muncul jendela Printer Setup, klik Paper Size. Dibagian ini bisa pilih ukuran standard yang sudah tersedia bersama printer tetapi kemungkinannya ukuran border-nya tidak sama sisi, sedangkan untuk foto foto yang telah di-crop bila ingin bordernya sama sisi maka pilih User-Defined (1) dan klik Properties (2).

Di Jendela Main Properties (1) Printer anda pilih User-Defined (2) di bagian Document Size. Orientation Portrait/Landscape dipilih sesuai posisi foto yang ingin ditambahkan perbatasan, karena contoh yang dibuat bujur sangkar maka tidak ada pengaruhnya.

Di Jendela User-Defined Paper Size masukan ukuran lebar dan ukuran tinggi sesuai yang diinginkan dalam dalam contoh ini sizenya 200/200 (3) (persegi), beri nama untuk User-Defined ini (misal Square, untuk contoh ini) lalu klik OK, berulang hingga kembali ke Lighroom.

Tarik dan jatuhkan foto dari deretan foto-foto dibawah yang terpilih ke atas halaman kosong yang telah dibuat tadi. Aktifkan modul Rulers, Grid & Guides (centang Rulers dan Page Grid). Atur besar foto sesuai yang dikehendaki sehingga masih tersisa perbatas putih di sekeliling foto dengan ukuran sesuai yang dikehendaki.

Dengan Page Grid dan Rulers aktif akan mudah membuat lebar perbatasan, atur posisi gambar/cell hingga mendapatkan lebar perbatasan yang sesuai dengan yang anda inginkan pada contoh disini adalah 3 cm keliling, yang artinya ukuran cell nya menjadi 14/14cm karena ukuran kertasnya 20/20cm. bila menginginkan garis disekeliling Cell aktifkan Inner Stroke dengan tebal dan warna garis sesuai selera (kotak kuning)

Centang Identity Plate (kotak merah) dan edit sesuai keinginan bila ingin membubuhkan identitas/tanda tangan dan keterangan lain. Centang Watermarking (kotak kuning) bila ingin membubuhkan watermark pada foto, watermark bisa berupa text atau pic dan bisa di edit.

Sampai disini pembuatan Perbatasan/Border pada prinsipnya telah selesai, dan lanjut untuk membakukan menjadi sebuah file baru foto beserta bordernya.

Di Modul Print Job atur semua : Print to – JPEG file, File Resolusion – 300 ppi, Print Sharpening – Standard, Media Type – Glossy/Matt  sesuai kertas yang rencananya akan digunakan, JPEG Quality – 100, dan untuk Color Management bebas, tetapi kalau memang mempunyai color profile sendiri bias dimasukan nilainya.

Selanjutnya klik Print to File (1) akan muncul jendela Save File pada File Name (2) beri nama baru dan klik Save (3) Dengan file ini selanjutnya anda bisa membagikan secara online atau tercetak. Sekarang Anda dapat post online, meng-upload ke layanan cetak, atau melakukan apa pun yang Anda lakukan dengan JPEGs yang telah memiliki border.

Selamat sekarang anda sudah dapat membagikan foto ke teman, kolega atau klien melalui cetakan atau melalui media elektronik.

Cara kedua atau banyak cara untuk melakukannya dan lebih mudah adalah antara lain melalui aplikasi Plug-in Silver Efex Pro untuk foto B/W dan Color Efex Pro untuk foto warna (Bekerja dalam area Lightroom). Foto Editor bebas pun banyak yang menyediakan beberapa macam pilihan filter border secara built-in misal dari Photoscape, dengan cara tentunya setelah selesai pekerjaan pada Lightroom dan kita ekspor dengan nama file baru kemudian tambahkan border menggunakan foto editor kedua tersebut (Bekerja di luar Lightroom).

Sumber: infofotografi.com

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles