Jangan Ngaku Fotografer kalau Masih Bingung Kapan Harus Pakai Mode Manual & Mode Aperture Priority!

- Advertisement -

Mode Manual

- Advertisement -
- Advertisement -

Mode manual adalah mode yang paling fleksibel untuk merealisasikan efek kreatif fotografi yang dikehendaki. Di mode manual, kita bisa mengendalikan exposure yaitu bukaan lensa, shutter speed, ISO dan pengaturan lainnya. Lalu, kapan mode manual itu cocok untuk dipakai? Sebelum memutuskan untuk memakai mode manual, sebaiknya mempelajari dulu tentang hukum segitiga emas exposure.

Mode manual biasanya digunakan saat memotret pemandangan sunset dan sunrise. Kamera didudukkan ke tripod dan diatur kecerahan dengan mengatur shutter speed, sedangkan bukaan dan ISO diatur supaya tetap. Misalnya f/16 dan ISO 100.

Dalam meliput kegiatan indoor yang cahaya ruangannya konstan/tidak berubah, mode manual sering digunakan. Karena cahayanya konstan tinggal diatur exposure yang diinginkan dan memotret tanpa kuatir terang gelap foto berubah-ubah.

Mode manual bisa digunakan juga untuk memotret yang melibatkan lampu kilat, terutama di dalam ruangan. Hal ini karena alat pengukur cahaya/metering kamera, hanya mengukur cahaya lingkungan atau ambient light saja. Sehingga pilihan kamera dengan mode otomatis tidak selalu akurat sesuai dengan apa yg kita inginkan.

(by Enche Tjin) Untuk foto sunset, kita bisa mengunakan mode manual. ISO 200, f/11, 3 detik

Sebagai contoh, metering kamera biasanya berusaha mencari setting supaya cahaya lingkungan terang, sedangkan saat memakai lampu kilat untuk foto produk, still life atau portrait di studio, kita mungkin tidak menginginkan cahaya ambient masuk ke foto. Dengan mode manual, dengan mudah cahaya lingkungan dapat dibatasi untuk masuk ke dalam kamera dengan mengatur shutter speed yang cepat. Contoh 1/250 detik.

Meskipun mode manual sangat fleksibel, tapi ada kalanya kita tidak memiliki waktu yang terlalu banyak untuk mengubah setting kamera. Contohnya seperti saat memotret liputan acara, olahraga dan satwa liar yang mana subjek foto bergerak dengan cepat dan tak terduga. Cahaya yang berubah-ubah juga menyulitkan.

Mode A/ Av

Mode kamera alternatif yang bisa gunakan yaitu mode A / Av atau disebut juga mode prioritas apertur. Di mode ini, bukan hanya menentukan nilai bukaan kamera saja, namun kamera dapat membantu untuk mencari nilai shutter speed yang menghasilkan foto dengan tingkat kecerahan yg tidak terlalu terang atau gelap.

Jika pilihan setting exposure kamera tidak sesuai dgn apa yang kita inginkan, kita bisa mengunakan fungsi kompensasi eksposur untuk mengatur kecerahan gambar. Nilai positif untuk meningkatkan kecerahan dan nilai negatif untuk menggelapkan.

Dan apabila shutter speed yang dipilihkan kamera terlalu lambat, coba naikkan ISO. Dengan menaikkan ISO, shutter speed otomatis akan meningkat nilainya.

Mode lainnya akan jarang kita gunakan karena biasanya, mode manual dan aperture priority sudah cukup memenuhi berbagai jenis fotografi yang sering dipraktikkan.

Sumber: infofotografi.com

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles