Inspiratif! Begini cerita Nicoline sebagai Fotografer Fashion Harper’s Bazaar

Nicoline Patricia Malina, nama yang sudah tidak asing lagi di dunia fotografi. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga mancanegara. Padahal, di masa kecilnya, Nicoline tidak bercita-cita jadi fotografer. Ia justru ingin jadi presiden. Tapi, makin besar, perempuan kelahiran Surabaya, 6 Desember 1984 ini semakin tidak tertarik jadi kepala negara. Bahkan sampai usia 15 tahun, Nicoline masih belum tahu persis, apa karier yang bakal ia geluti saat dewasa. Ia sempat berpikir untuk menjadi fashion designer, berdasarkan kursus yang tengah dijalaninya saat itu. Tapi, karena terbentur modal yang tidak kecil, ia pun urung menekuni keterampilan itu, dan berhenti menjalaninya saat lulus SMA. Berbekal beasiswa, Nicoline pun melanjutkan pendidikan ke jurusan Fine Art di Hogeschool voor de Kunsten Utrecht, Belanda. Tak hanya belajar melukis dan menggambar, ia juga menjalani beberapa pekerjaan di sana. Mulai dari make up artist, sampai model foto. 

Bagi Nicoline Patricia Malina, fotografi merupakan alat baginya untuk merealisasikan mimpi sekaligus ide-idenya.  Pada hari-hari awalnya ia bermain dengan kamera, Nicoline hanya memotret satu dua kali dalam sepekan. Tapi lama-kelamaan jadi semakin sering, bahkan bisa setiap hari. Karena merasa sudah menginvestasikan banyak waktu, ia pun memutuskan untuk tambah serius menggeluti fotografi sebagai jalur profesi. Tidak hanya sebagai medium berkarya, fotografi pun dapat membawanya pergi mengunjungi destinasi baru, merasakan petualangan keliling dunia dan berkenalan dengan ragam budaya. Merupakan pekerjaan yang menantang, menjadi seorang fotografer selalu dituntut untuk dapat menghadirkan ragam konsep kreatif yang berbeda di setiap harinya. Baginya, seorang fotografer harus bisa menemukan unexpected beauty di kehidupan sehari-hari. Dalam sebuah sesi Instagram Live bertajuk The Life of Fashion Photographer, tim dari kreativv ID berhasil melakukan wawancara dengan Nicoline Patricia Malina:

Nicoline (indonesiatatler.com)

Kreativv ID: Boleh dong Kak Nicoline diceritain tentang profil kakak sampai sekarang bisa terjun ke dunia fotografi fashion profesional?

Nicoline: Aku sendiri sebenarnya gak ada latar belakang formal dari bidang fotografi, justru dulu kuliahnya fine art di Utrecht, Belanda. Sebelum ke sana aku juga sempat ikut kursus fashion design di Surabaya, waktu itu ada salah satu institut kayak sekolah gitu tempat aku belajar serba-serbi dunia mode. Baru pas tiba di Belanda aku sempat punya beberapa pekerjaan sebagai seorang makeup artist freelance untuk model, dan juga jadi modelnya sendiri untuk beberapa fotografer. Selama proses itu aku justru banyak belajar tentang dunia fotografi dan jadi tertarik banget. Makanya aku selama kerja jadi model mulai belajar dari para fotografer sekaligus membangun jaringan. 

“Pure Edgyness”-editorial Harper’s Bazaar Indonesia (http://nicolinepatricia.com/?project=pure-edgyness)

Nicoline: Akhirnya setelah sekian lama tertarik nih aku memutuskan untuk membeli kamera pertama aku biar bisa mulai praktek. Nah di situ aku pakai kamera pertama untuk mengambil foto jalan-jalan dan berbagai tempat di Belanda. Terus sambil berjalan juga aku belajar fotografi, karya-karya yang aku punya coba dikirim sebagai portofolio ke majalah-majalah yang ada di Belanda dan beberapa negara lain sekitar Eropa. Puluhan foto telah coba aku kirim, tetapi tidak ada yang merespons. Sampai suatu hari pada 2006, majalah Elle Belanda menghubungi aku tuh. Mereka mengajak untuk bekerja sama di salah satu proyek yang sedang mereka jalankan. Nah dari situlah bisa dibilang sebagai titik mulainya karir aku sebagai seorang fotografer fashion profesional sampai balik ke Indonesia dan mulai mengembangkan sayap di Tanah Air.

Sumber: kreativv.com

Latest articles

12.6k Followers
Follow

Related articles