Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Yuk Belajar tentang Point Of Interest biar Foto Kamu Makin Ciamik!

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Sebuah foto tidak hanya menyajikan gambar tanpa arti tapi ada satu cerita yang dibawanya. Seringkali kita bisa mengatakan foto indah karena komposisi yang diangkatnya. Salah satu komposisi yang membuat foto menjadi menarik yaitu point of interest atau POI. POI bisa diartikan sebagai fokus utama dalam sebuah gambar. Ketika kamu melihat sebuah gambar, pasti ada satu titik yang bisa menarik perhatian dan kamu langsung bisa mengenali tema yang diangkat oleh foto. 

Tanpa adanya POI dalam sebuah foto, akan menjadikannya terlihat flat dan kurang menarik. Sebab, POI bisa dikatakan meningkatkan daya tarik orang terhadap sebuah foto. Ketika ada POI di dalamnya, orang yang melihat akan langsung tertuju pada objek tersebut. Kemudian orang tersebut juga akan tertarik untuk melihat objek sekeliling dengan seksama. Nah, agar foto tetap terlihat menarik, perhitungkan juga posisi objek dengan mengikuti aturan rule of thirds.

Cara Menentukan Point of Interest

Untuk mendapatkan hasil foto terbaik, lalu bagaimana cara menentukan point of interest dalam sebuah foto? Berikut adalah lima cara yang bisa kamu praktikkan.

1. Temukan Objek yang Berbeda dari Sekeliling

Point of Interest

Sumber: photalia.com

Cara pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan POI yaitu menemukan objek yang berbeda dari sekeliling. Jika kamu ingin memotret di keramaian, hal ini cukup penting untuk menemukan satu objek pembeda di antara yang lainnya. Usahakan dalam satu foto tidak datar hanya berupa latar belakang. Jika objeknya hanya satu, ambil momen yang tepat atau tempatkan di titik tertentu. Misalkan dalam foto ini ada nelayan yang sedang menebar jala. Kamu bisa menjadikan momen di mana jala mengembang ketika akan dilempar sebagai POI-nya.

2. Ikuti Rule of Thirds

Rule of Thirds

Sumber: photalia.com

Kemudian tetap ingat dan ikuti aturan dasar fotografi seperti rule of thirds. Kamu bisa menggunakan bantuan grid layar untuk menempatkan objek pada posisi yang tepat. Posisi yang kurang tepat bisa membuat foto kurang menarik atau menggeser objek yang menjadi POI. Dalam foto ini, rule of thirds yang diangkat yaitu keseimbangan posisi bagian samping dan kanan gedung. Gedung akan terlihat lebih proporsional dan menarik ketika dilihat.

3. Cari Angle Terbaik

Angle Terbaik

Sumber: photalia.com

Cara berikutnya yaitu menentukan angle pengambilan foto terbaik. Angle yang paling umum untuk digunakan yaitu yang sejajar dengan mata. Namun, hal ini kadang membuatmu sulit untuk mendapatkan POI. Agar lebih variatif, cobalah mengambil foto dengan angle dan komposisi objek yang berbeda.

4. Gunakan Bokeh Jika Perlu

Bokeh

Sumber: photalia.com

Bokeh juga bisa menjadi alternatif yang bisa kamu pilih untuk lebih mudah menentukan POI. Bokeh akan membuat benda di sekeliling objek utama menjadi blur sehingga hanya satu bagian saja yang terlihat lebih menonjol. Meskipun baik untuk dilakukan, perhatikan tingkat blur yang digunakan sehingga tidak merusak foto. 

5. Foto Sederhana Lebih Menarik

Foto Sederhana

Sumber: photalia.com

Foto dengan komposisi yang sederhana dengan tidak banyak objek terlihat lebih menarik. Jika bisa mendapatkan gambar sederhana kenapa tidak? Contohnya seperti foto ini yang memusatkan objek pada kelinci dan bunga.

Point of interest menjadi satu aspek yang perlu untuk kamu perhatikan dalam memotret agar foto menjadi lebih menarik. Untuk mendapatkannya, kamu bisa mengikuti lima cara menentukan POI seperti di atas. Jika memungkinkan, padukan dengan teknik-teknik fotografi yang kamu miliki agar hasil foto lebih bagus.

Sumber: kreativv.com

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles