Wednesday, October 27, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeVisual DesignUI Designer, UX Designer, dan Product Designer, Bedanya Apa Sih?

UI Designer, UX Designer, dan Product Designer, Bedanya Apa Sih?

Di dalam bidang teknologi, Anda dapat menemukan beberapa profesi yang berkaitan dengan design , seperti UI designer, UX designer, dan Product Designer. Secara garis besar, ketiga profesi ini memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pengalaman produk yang baik untuk penggunanya. Meskipun demikian, baik UI designer, UX designer, dan Product Designer memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda.

UI Designer ( User Interface Designer )

Desain user interface berkaitan dengan tampilan suatu produk, seperti dari segi warna, ukuran tombol, text, gambar, screen layout, dan lain-lain. Semua penggunaan elemen visual tersebut nantinya akan diputuskan oleh UI designer.

UI designer akan memperhatikan bagaimana suatu produk akan terlihat ketika digunakan oleh penggunanya. Tata letak dan tampilan yang Anda lihat pada aplikasi, game, atau situs website pada umumnya merupakan hasil karya dari seorang UI designer.

Batas antara UI dan UX cukup kabur dan tidak jarang banyak perusahaan yang memilih untuk menggabungkan dua profesi ini untuk ditangani oleh satu orang yang sama.

UX DESIGNER

UX Designer ( User Experience Deisgner )

UX designer memiliki peran penting dalam proses pembuatan produk. Jika UI designer yang mempunyai fokus pada apa yang pengguna lihat, UX designer lebih memperhatikan apa yang dirasakan pengguna ketika berinteraksi dengan suatu produk baik itu website atau pun aplikasi.

Agar pengguna dapat merasakan user experience yang baik, maka design yang dibuat harus mudah dioperasikan, tidak rumit, serta mudah untuk dipahami. Oleh karena itu, designer harus memahami betul bagaimana kebiasaan dan kebutuhan dari user ketika mengoperasikan aplikasi.

Product Designer

Product Designer mempunyai cakupan tanggung jawab yang jauh lebih luas dibandingkan UI dan UX designer. Profesi ini tidak hanya mempunyai pengetahuan mengenai user experience suatu produk, namun juga kemapuan pada design teknis, pendekatan pemasaran dan lain-lain.

Mereka harus mengawasi berkembangan produk, memahami tujuan bisnis, anggaran, dan hal-hal manajemen lainnya. Mereka juga harus mencari tau apa saja masalah yang ada di dalam produk dan mencari solusinya.

sumber : logique.co.id

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments