Tips Panning Photography Agar Lebih Bagus!

Pernahkah kamu melihat foto seorang pembalap motor yang tampak menonjol saat sedang melaju di lintasan sirkuit dengan background blur? Hal tersebut merupakan salah satu hasil dari pengaplikasian teknik foto panning photography. Kamu juga bisa bikin loh. Yuk, simak caranya di sini.

Hasil foto yang blur merupakan hal yang wajar ditemui ketika kamu sedang mengambil foto sebuah objek yang bergerak. Fenomena ini terjadi karena ketidakmampuan kamera dalam menangkap cepatnya pergerakan yang dilakukan oleh objek tersebut sehingga menghasilkan gambar yang blur

Dalam beberapa bidang tertentu seperti sport dan wildlife photography, foto blur sudah menjadi masalah yang lumrah ditemui. Tapi saat kamu melihat hasil jepretan cheetah yang sedang berlari, atau peselancar di atas ombak, semuanya tampak paripurna. Nah loh, kok bisa?? 🤔

Rahasianya ada pada trik panning photography. Mengambil objek bukan lagi jadi masalah dengan teknik camera movement yang satu ini. Yuk simak beberapa tips panning photography supaya fotomu bisa selalu tampak prima! 

1. Atur kamera ke shutter priority mode

Panning photography 1

Shutter priority: Ikon TV di Canon, S untuk Nikon dan lainnya (sumber: digital-photography-school.com)

Hal pertama yang harus kamu lakukan saat memegang kamera untuk mengambil sebuah foto panning adalah dengan mengatur mode kamera ke Shutter Priority. Kunci utama dari panning photography adalah pada pemilihan shutter speed yang tepat. 👍

Mode Shutter Speed  bisa membuatmu menyesuaikan kecepatan shutter untuk membantu proses penangkapan objek yang bergerak agar tetap tampak jelas. 

2. Pilih slow shutter speed 

Panning photography 2

Shutter speed diatur ke 1/30 untuk panning photography (sumber: digital-photography-school.com)

Seperti yang sudah kami jelaskan di atas, shutter speed merupakan elemen paling penting dalam panning photography. Nah, maka dari itu, supaya objek foto bisa tampak tajam dan background yang terlihat bergerak, kamu mesti membiarkan shutter tetap terbuka selama beberapa saat.

Untuk mengambil foto panning yang sempurna, shutter speed yang ideal berkisar antara 1/30 detik dan 1/125 (semakin cepat pergerakan objek, maka semakin cepat pula kecepatan shutter harus mengikuti). 

Kisaran shutter speed ini akan memberikan kesempatan pada kamera untuk menangkap pergerakan pada foto dengan tetap mempertahankan ketajaman fokus objek. 👌

3. Gunakan tripod

Panning photography 3

Foto stabil dengan tripod (sumber: pexels.com)

Menekan handheld foto di setting shutter speed yang lebih lambat bisa menimbulkan sedikit guncangan pada hasil fotomu. Supaya tangkapan gambar dapat tetap tampak tajam, pasang kameramu pada tripod atau monopod untuk meminimalisir guncangan saat sedang mengambil panning shot. 😉

Pergerakan tubuh mengikuti perpindahan objek yang kamu lakukan saat sedang memotret dapat menyebabkan ketidakstabilan pada posisi kamera. Menggunakan tripod atau monopod akan mengurangi pergerakan kamera ke atas dan ke bawah, jadi kamu bisa tetap manahan pergerakan panning kamera hanya ke kiri dan kanan.

4. Arahkan fokus yang akurat

Panning photography 4

Foto paripurna dengan fokus akurat (sumber: digital-photography-school.com)

Selagi objek bergerak dengan cepat dalam frame, kamu harus memastikan fokus kamera agar terkunci secara akurat pada objek yang kamu inginkan. Nah, untuk melakukannya, kamu bisa menerapkan dua cara supaya objek foto tetap terlihat tajam dan background tampak motion blur

  • Teknik fokus otomatis

 Jika kamu baru mulai menjajal bidang panning photography atau kurang yakin soal jarak objek dari kamera, kamu bisa selalu memanfaatkan teknik fokus otomatis. 

Untuk memastikan fokus kamera terarah dengan tepat ke objek, pilihlah continuous focus tracking mode (AF-C pada Nikon dan AI Servo untuk Canon). Mode ini dapat membantu kamera agar dapat fokus secara terus menerus pada objek selagi bergerak di dalam frame

  • Teknik fokus manual

Nah, kalau kamu sudah punya pengalaman dalam mengukur jarak pergerakan objek pada frame, metode terbaik yang dapat kamu terapkan adalah dengan menggunakan teknik fokus manual. 

Arahkan fokus kamera pada titik awal beradanya objek, lalu ubah focusing mode ke manual. Pada setting ini, kamu bisa mengeklik dengan lebih cepat karena lensa bisa tidak perlu kewalahan mencari objek foto. 

Cukup pan kamera mengikuti pergerakan objek dan ambil sebanyak mungkin foto yang nantinya tinggal kamu pilih sesuai keinginanmu. Mudah bukan? 

5. Ambil posisi yang benar

Panning photography 5

Posisi tepat untuk visual yang cakap (sumber: pexels.com)

Tips panning photography berikutnya yang mesti kamu perhatikan adalah menjaga jarak antara kamera dan objek agar menciptakan ruang yang cukup untuk mengunci fokus pada objek. 

Risiko jika kamu berada terlalu dekat dengan objek yang sedang bergerak adalah pada ketidakmampuan lensa untuk fokus pada objek karena jarak fokus minimum yang menjadi lebih pendek. Selain itu, kamu juga akan menjadi kewalahan untuk menjaga objek tetap berada di dalam frame.

Foto panning akan tampak lebih memukau saat ada kontras dan ragam warna pada background. Nah, dengan memberikan jarak yang cukup antara kamera dan objek, kamu dapat menjangkau view yang lebih luas untuk membuat fotomu jadi semakin oke. 😊

Penerapan teknik foto panning yang tepat merupakan kunci untuk mendapatkan visual paripurna dari objek yang bergerak. Mau itu burung yang sedang terbang di langit, mobil yang berlalu-lalang, sampai momen atlit yang berlari di tengah lapangan, semua akan tampak lebih jos. Bye bye blur!

sumber : kreativv.com (dengan pengubahan)

Latest articles

12.6k Followers
Follow

Related articles