Kesalahan dalam Bisnis Fotografi

Menjajaki dunia fotografi di tahun 2019 dapat menjadi salah satu peluang yang patut Anda coba. Sama seperti halnya pekerjaan dan usaha lainnya, menjadi photographer juga memiliki risiko dan tantangannya tersendiri. Oleh karena itu, photographer sebaiknya memiliki kiat untuk menghadapi itu. Demi terhindar pula dari kesalahan-kesalahan yang memungkinkan terjadi.

Kesalahan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan, tetapi kadang-kadang, beberapa kesalahan dapat mengakibatkan hambatan, atau kemunduran. Dengan menjaga dasar-dasar tertutup, seorang photographer pada dasarnya dapat memperkuat karyanya dan lebih fokus pada kreativitas daripada operasi. Beberapa kesalahan yang sering dilakukan photographer, yakni:

Tidak Membaca Manual Kamera

Ini seperti meniadakan ABC dan mengejar impian untuk menulis novel. Dengan memahami fungsi kamera, photographer dapat mempersenjatai diri mereka dengan pengetahuan ujung ke ujung tentang cara kerjanya dan menyesuaikannya untuk mengambil gambar yang lebih baik. Ada alasan mengapa perusahaan mengeluarkan uang untuk mencetak manual ini.

Menggunakan Lensa yang Sama

Musim dingin membutuhkan jaket dan musim panas perlu kehilangan pakaian katun. Kemampuan beradaptasi adalah sifat alami manusia dan photographer amatir sepertinya melupakan informasi yang berharga ini.

Dengan tetap konsisten dengan satu lensa akan menurunkan kualitas gambar dan membuat upaya tidak berguna. Adegan yang berbeda memerlukan lensa yang berbeda, dan jika seseorang ingin tumbuh dalam fotografi, mereka telah belajar bereksperimen dengan lensa yang berbeda.

Tidak Mencadangkan Gambar

Kita hidup di zaman privasi data yang terancam. Masuk akal untuk menjaga data yang membuatnya penting bagi photographer untuk memiliki file cadangan dari proyek mereka. Platform seperti Google Drive dan DropBox menyediakan platform yang sangat baik untuk membuat cadangan file dengan aman dan efektif.

Tidak menyinggung Esensi

Beberapa photographer cenderung mengabaikan hal-hal kecil tetapi penting dalam pembelajaran dan keterampilan. Dengan tidak menganggap serius komposisi serta pencahayaan dan hanya mengandalkan ‘point & click,’ gambar-gambar tersebut berada dalam bahaya langsung karena tidak bersemangat. Ada beberapa blog dan tutorial online yang membantu photographer memperbaiki komposisi mereka dan memberikan pelajaran bagaimana menyesuaikan pencahayaan pada gambar untuk hasil yang lebih baik.

Menjadi Malas

Ya, kita berada di zaman digital, dan seperti yang disebutkan sebelumnya, kamera digital jauh lebih baik dalam menciptakan gambar yang menakjubkan secara efektif. Namun, banyak yang cenderung menggunakan ini sebagai alasan untuk melewatkan sedikit saja detail, salah satunya, hanya mengandalkan mode auto atau program. Tidak mungkin seseorang dapat mengembangkan keterampilan fotografi mereka jika pengaturan tweak Anda tidak dirawat dengan baik.

Fotografi adalah seni yang dapat dikuasai dengan banyak latihan dan banyak eksperimen. Dengan tetap setia pada ceruk dan tidak menyerah pada perbandingan, photographer dapat membuka jalan beragam yang akan memungkinkan mereka untuk mengambil gambar yang luar biasa setiap kali mereka melangkah keluar dengan kamera mereka.

Sumber : wartaekonomi.co.id

Latest articles

12.6k Followers
Follow

Related articles