Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

7 Hal Mengapa Memilih Menggunakan Wallpaper Dinding

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Saat ini banyak rumah-rumah, apartemen, dan instansi yang mengaplikasikan wallpaper sebagai pelapis dinding. Masih ragu mau pakai pelapis ini atau gak? Simak 7 alasan berikut kenapa kamu mesti pakai wallpaper dinding.

Sebelumnya kami sudah pernah membahas tentang 3 ide kreatif dekorasi kamar, salah satunya adalah melukis mural di dinding. Sayangnya, untuk mahir menggambar mural dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Solusi lainnya, kamu dapat menggunakan wallpaper dinding untuk mendekorasi kamar.

Kenapa harus pakai wallpaper kalau bisa ngecat sendiri?

Sebenarnya mau mewarnai dinding pakai cat tembok biasa itu sah-sah saja tapi wallpaper dinding menyimpan banyak keuntungan buat kamu loh. Kami punya 7 alasan kenapa kamu mesti pakai wallpaper dinding. Yuk, kita intip apa saja alasannya, GenK!

1. Punya beragam motif dan warna

wallpaper dinding 1

Motif wallpaper (sumber: wallsauce.com)

Alasan utama kenapa kamu mesti pakai wallpaper yaitu karena memiliki banyak kelebihan. Bisa dari segi motif, warna, serta pola yang ditawarkan kepadamu. Di luar sana terdapat banyak jenis model desain wallpaper yang bisa kamu pilih sesuai selera dan kebutuhanmu. Dari yang motifnya garis-garis, animal print, bunga-bunga, dan lain sebagainya.

Karena ragam motif tersebut, penggunaan wallpaper dinding digemari oleh banyak orang, terutama karena keunikan dan keindahan desainnya. 

Tips: Sebelum memasang wallpaper, kamu dapat mencari berbagai inspirasi jenis motif, warna, dan pola desain memukau di internet. Jika ternyata desain favoritmu tidak dijual dipasaran, kamu dapat membuat custom desain sendiri di tempat jasa pembuatan wallpaper

2. Membangun personal branding lewat wallpaper dinding

wallpaper dinding 2

Contoh desain dinding untuk kamar (sumber: dreams.co.uk)

Sebagian orang merasa baik-baik saja jika menggunakan cat tembok sebagai pelapis dinging, karena nyatanya siapa sih yang tidak ingin tinggal nyaman di rumah? Akan tetapi akan lain lagi ceritanya ketika ada orang lain yang datang bertamu ke rumahmu. Mereka akan melontarkan berbagai macam pertanyaan seputar rumahmu, bahkan sampai hal sepele sekalipun.

“Kenapa cat kamarmu warna ungu? Kamu suka ungu yah?”

Salah satu alasan menggunakan wallpaper dinding karena menjadi cara yang efektif untuk membangun personal branding kepada orang-orang yang datang bertamu ke rumahmu. Mereka pasti akan menerka-nerka kenapa kamu memilih desain wallpaper tersebut, padahal di luar sana ada banyak pilihan yang berbeda.

3. Sumber inspirasi 

wallpaper dinding 3

Pink jungle (sumber: realhomes.com)

Ketika kamu sedang mengalami kebuntuan ide, lihatlah ke arah wallpaper-mu. Eits, ini serius, GenK, karena sebenarnya desain yang terpampang di sana bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi saat kamu sedang kehabisan ide. 

Coba perhatikan desain wallpaper yang ada di dindingmu. Apa tema, warna, pola, atau tekstur yang tercetak di sana? Sadar atau tidak, setiap hari kamu akan melihat gambar yang tercetak di sana. Sehingga bisa jadi gambar tersebut dapat mempengaruhi mood kamu sehari-hari, GenK.

Saat memutuskan untuk mengubah cat tembok menjadi wallpaper dinding, pastikan kamu sudah memikirkan matang-matang soal desainnya. Mau itu bulat, motif bunga, atau coklat polos, yang terpenting kamu nyaman saat melihatnya, sehingga otakmu jadi segar dan fresh lagi setelah beraktivitas di luar rumah.

4. Tidak perlu pakai desain yang heboh

wallpaper dinding 4

Desain wallpaper monokrom (sumber: grahambrown.com)

Misalnya jenis wallpaper dinding dengan warna tebal atau warna-warna playful bagimu tidak sedap dipandang mata, beralihlah ke opsi lain yang lebih sederhana untuk menciptakan tampilan sesuai gayamu. 

Seandainya kamu lebih merasa nyaman ketika menggunakan warna-warna monokrom dengan sedikit motif, gunakan desain tersebut. 

Wallpaper dinding tidak melulu sesuatu yang heboh dan mencolok mata, karena semua itu kembali lagi dengan selera dan pribadi seperti apa yang ingin dicerminkan lewat pemilihan desain dinding tersebut.

Selain itu, warna-warna monokrom juga bisa memberikan kesan minimalis sekaligus mahal loh

5. Cocok untuk ruangan mungil

wallpaper dinding 5

Wallpaper motif bulat (sumber: johnlewis.com)

Apakah kamu memiliki sudut ruangan mungil yang masih bisa dipercantik dengan sentuhan desain unik?

Wallpaper dinding bekerja dengan baik untuk ruangan berukuran mungil, berbentuk aneh, dan tidak konvensional. Lapisan dinding ini mampu menyulap ruangan apapun jadi terlihat menakjubkan. Ini membuktikan bahwa penggunaan wallpaper bisa memberikan dampak yang besar untuk tampilan suatu ruangan.

Karena ruangannya mungil, kamu hanya membutuhkan beberapa gulungan wallpaper. Satu atau dua gulungan juga sudah cukup, GenK. 

Tips: Jika di ruanganmu terdapat banyak barang, gunakan desain lapisan dinding yang tidak terlalu ramai, misalnya warna monokrom atau warna polos lainnya, karena kalau terlalu banyak motif akan membuat ruangan terkesan sumpek.

6. Pemasangannya praktis

desain wallpaper

Jenis wallpaper unik (sumber: pixers.us)

Beberapa orang merasa takut untuk menghabiskan sejumlah uang hanya untuk mengganti wallpaper dinding. Ini menjadi salah satu faktor utama kenapa mereka lebih memilih menggunakan cat tembok biasa untuk menghindari penggunaan lapisan dinding. 

Padahal sekarang sudah tidak serumit itu kok, GenK, karena untuk memasang dan mengganti lapisan dinding dapat dilakukan dengan cepat dan mudah menggunakan wallpaper paste

Hanya saja kamu harus memastikan kondisi dinding sebelum dilapisi wallpaper. Usahakan kondisinya bagus dan tidak ada bekas-bekas cat tembok yang mengelupas supaya tidak sulit saat melepas wallpaper dan menggantinya dengan lapisan baru. 

Tips: Apabila kamu merasa kurang yakin untuk memasang dan melepas wallpaper sendiri, kamu bisa menggunakan jasa pemasangan wallpaper untuk melapisi dinding rumahmu agar hasilnya menakjubkan dan elegan.Baca JugaInspirasi Desain Tiny House, Rumah Ukuran Mungil yang Mencukupi Kebutuhan

7. Low maintenance

desain wallpaper 2

Gaya desain wallpaper kuning (sumber: farrow-ball.com)

Wallpaper dinding kontemporer jauh lebih tahan lama dan biaya pemeliharaannya terjangkau. Sebagian besar jenis wallpaper dinding terbuat dari bahan vinyl, sehingga bisa bertahan lama dan mudah dicuci. Ini berbeda jauh dengan wallpaper di masa lalu yang umumnya berbahan kertas dan mudah robek jika terkena air.

Kalau dipikir-pikir dari segi biaya, memasang wallpaper lebih unggul daripada cat tembok biasa. Bagaikan mendapat paket lengkap, kamu mendapatkan banyak keuntungan dengan harga yang relatif terjangkau. Kamu bisa memilih desain wallpaper yang unik, tahan lama, dan bisa dicuci. 

Setelah membaca ketujuh alasan di atas, apakah sekarang kamu jadi tertarik menggunakan wallpaper? Ada banyak keuntungan yang bakal kamu dapatkan lohSo, tunggu apa lagi, GenK? Dekorasi ruanganmu menjadi lebih hidup dengan wallpaper dinding.

sumber:kreativv.com dekoruma.com

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles