Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

How To: Digital Painting bagi pemula

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Di post sebelumnya, kita sudah membahas pengenalan dan kesalahan yang sering dilakukan pemula dalam menggambar digital. Sekarang saatnya praktik sendiri nih. Tutorial yang akan kami bagikan ke kamu benar-benar simpel kok. Jadi tidak perlu takut salah jika kamu masih pemula. Cukup siapkan alat-alatnya seperti laptop desain grafis atau PC, mouse atau pen tablet, dan install aplikasi menggambar di laptop (Contoh: Adobe Photoshop, SAI, CorelDraw, dll). Kalau semuanya sudah siap, sekarang bisa langsung masuk ke langkah pertama.

Step 1 – Tentukan Gaya Lukisan

Objek apa yang akan kamu gambar? Mau seperti apa gaya lukisannya? Apakah abstrak atau realis? Melukis digital memang punya banyak pilihan. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini menjadi penting sebagai penguat konsep awal pada proses kreatif. Cari referensi sebanyak mungkin, amati kelebihan setiap karya, kemudian olah menjadi ide baru untuk karya lukisanmu. Dijamin hasilkan bakalan kece deh.

Step 2 – Buat Sketsa Dasar di Kertas

www.wisegeek.com

Membuat sketsa dasar di kertas terlebih dahulu bisa menjadi pilihan alternatif, terutama buat kamu yang lebih terbiasa menggambar di media kertas. Sketsa yang sudah kamu buat kemudian bisa di scan agar lebih mudah saat proses tracing. Selain itu, pembuatan sketsa juga berguna untuk memperkirakan ukuran artwork yang akan kamu buat nantinya. Step ini bisa kamu lewati jika ingin langsung membuat sketsa gambar versi digital.

Step 3 – Sesuaikan Ukuran Artwork

Sekarang buka software menggambar, kemudian buat new file. Setelah itu pilih ukuran kertas. Jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil. Ukuran artwork disesuaikan dengan ukuran gambar yang akan kamu buat. Untuk pemula, kamu bisa memilih ukuran A4 atau A5 karena tergolong standar. Setelah itu ubah resolusi gambar jadi 300 pixel dan ubah warnanya jadi RGB atau CMYK. Warga RGB cocok digunakan untuk display di layar. Sedangkan warna CMYK cocok digunakan jika karyamu ingin dicetak.

Step 4 – Pengaturan Brush

Berikutnya adalah memilih brush, mulai dari model, ukuran, dan ketebalan goresan. Di aplikasi menggambar sendiri sudah ada fitur yang menyediakan brush. Caranya dengan menekan ikon brush atau menekan Ctrl+B di keyboard.

Contoh model brush (sumber: graphicsfuel.com)

Jika ingin variasi brush lainnya, kamu dapat mengunduhnya di internet, salah satunya di Deviantart. Cara download brush di Deviantart sangat mudah. Cukup cari di kolom pencarian, klik tombol download, buka file yang baru saja kamu download, kemudian tinggal install di device kamu deh. Jika berhasil terpasang dengan benar, maka kamu bisa langsung menggunakannya di aplikasi menggambar. Tak dapat dimungkiri bahwa custom brush dapat mempermudah kamu saat melukis digital. Hanya saja beberapa orang merasa bahwa menggunakan model brush seperti ini terlalu kaku. 

Step 5 – Tracing Sketsa Gambar

Langkah berikutnya adalah proses tracing sketsa gambar yang sudah kamu buat di kertas. Gunakan scanner untuk memasukkan gambar. Buat layer baru, layer 1 untuk gambar hasil scan dan layer 2 untuk tracing gambar. Jiplak gambar yang sudah kamu buat dengan menggunakan brush. Tipis-tipis saja, yang penting garisnya terlihat dan mempermudah kamu saat mewarnai nantinya. Tahap tracing bisa kamu lewatkan jika langsung membuat sketsa digital.

Step 6 – Mulai Menggambar dan mewarnai

Saatnya menggambar. Buat gambar sesuai konsep awal yang sudah kamu tentukan sebelumnya. Proses ini akan memakan waktu yang tidak sebentar. Kamu harus menggambar objek beserta background jika diperlukan. Apalagi saat proses mewarnai ada beberapa tahap yang mesti kamu lewati, seperti warna dasar, shading, dan highlight. Perhatikan layer mana yang aktif. Usahakan tidak salah layer karena akan fatal banget jika kamu salah menggambar di layer yang tidak sesuai. 

Jika sudah selesai jangan lupa untuk menyimpan gambar dengan cara klik file, kemudian save as, dan ubah format (ubah ke jpg jika ingin menyimpan dalam bentuk foto). Itu dia penjelasan seputar digital painting. Mulai dari pengertian sampai tutorialnya. Semuanya dibahas di sini. Sekarang saatnya unggah hasil karya melukis digital yang sudah kamu buat. Unjuk gigi juga perlu loh.

Sumber: kreativv.com

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles