Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(): http:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

Warning: getimagesize(http://indonesiamendesain.com/wp-content/uploads/2020/09/Screen-Shot-2020-07-16-at-13.07.54-300x136.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/yfzbjhce/indonesiamendesain.com/wp-content/plugins/td-cloud-library/shortcodes/header/tdb_header_logo.php on line 792

‘Aneh’ namun Disukai, Seni Dadaisme.

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Dadaisme atau biasa disebut Dada, merupakan karya seni rupa yang lahir sebagai protes terhadap kekekerasan dan kekacauan akibat perang dunia I. Nama Dada sendiri konon ditemukan dengan cara mencari kata secara acak pada kamus dan ditemukanlah kata Dada yang dalam Bahasa Perancis bermakna “kuda-goyang”.

The Art Critic 1919-20 Raoul Hausmann 1886-1971 Purchased 1974 at tate.org.uk


Perupa dari kelompok Dadaisme menganggap aturan-aturan yang berlaku (misalnya hukum internasional) tidak penting bila tidak mampu mencegah peperangan. Dengan logika ini, kaum Dada mengemukakan teori: Bila dunia ini tidak bisa merencanakan perkembangannya selama tiga ribu tahun, maka tidak mungkin juga bagi seniman untuk pura-pura menemukan keteraturan dan pengertian dalam kekacauan ini.

L.H.O.O.Q by Marcel Duchamp at i.pinimg.com
Fountain Sculpture by Marcel Duchamp at wikimedia.org


Pandangan mereka itu direfleksikan dalam karya-karyanya yang mencerminkan sinisme, seperti reproduksi lukisan Monalisa yang dibubuhi kumis, serta karya “ready mades”-nya Duchamp seperti roda sepeda, pengering botol, dan tempat kencing, yang diangkat dari tempat sampah kemudian diletakkan di atas alas-alas patung atau dimasukkan ke dalam kurungan kaca. Tokoh perupa Dadaisme yang terkenal di antaranya Marcel Duchamp, Raoul Haussmann, dan Hans Arp.

Sumber: muhaemin-af.com

- Advertisement -

Latest articles

7,350 Followers
Follow

Related articles